Prancis: Hanya Tersisa Beberapa Pekan untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Rabu, 13 Juli 2022 - 09:30 WIB
loading...
Prancis: Hanya Tersisa...
Prancis: Hanya Tersisa Beberapa Pekan untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran. FOTO/Reuters
A A A
PARIS - Menteri Luar Negeri Prancis yang baru, Catherine Colonna, mengatakan pada Selasa (12/7/2022), hanya ada beberapa minggu sebelum jendela kesempatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan kekuatan dunia akan ditutup.

Berbicara kepada anggota parlemen, Colonna mengatakan, situasinya tidak lagi dapat dipertahankan. Ia menuduh Iran menggunakan taktik penundaan dan kembali ke posisi yang disepakati sebelumnya selama pembicaraan di Doha awal bulan ini, sambil terus maju dengan program pengayaan uraniumnya.

Baca: Iran-AS Siap Memulai Pembicaraan Tidak Langsung Perjanjian Nuklir

"Masih ada jendela peluang bagi Iran untuk akhirnya memutuskan untuk menerima kesepakatan yang sedang dibangunnya, tetapi waktu terus berlalu," kata Colonna, seperti dikutip dari Reuters. Ia juga memperingatkan, bahwa jika Iran tetap pada lintasannya saat ini, itu akan menjadi ambang batas senjata nuklir.

"Waktu berlalu. Teheran harus menyadari hal ini," katanya. Ia menambahkan, bahwa pemilihan paruh waktu AS akan mempersulit untuk mencapai kesepakatan.

"Jendela peluang akan ditutup dalam beberapa minggu. Tidak akan ada kesepakatan yang lebih baik dengan yang ada di atas meja," lanjutnya.

Pekan lalu, utusan AS untuk pembicaraan untuk mengembalikan kesepakatan itu mengatakan, Iran telah menambahkan tuntutan yang tidak terkait dengan diskusi tentang program nuklirnya selama pembicaraan terakhir. Iran juga dinilai telah membuat kemajuan yang mengkhawatirkan dalam pengayaan uranium.

Baca: China: Soal Kesepakatan Nuklir, AS Harus Tanggapi Iran Secara Positif

Di bawah pakta nuklir 2015, Iran membatasi program pengayaan uraniumnya, jalur potensial untuk senjata nuklir, meskipun Teheran mengatakan hanya mencari energi atom sipil, dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.

Pada 2018, Presiden AS saat itu Donald Trump mengabaikan kesepakatan itu dan menyebutnya terlalu lunak terhadap Iran. Trump menerapkan kembali sanksi keras AS, mendorong Teheran untuk melanggar batas nuklir dalam pakta tersebut.

Para pejabat Barat telah berulang kali mengatakan bahwa pembicaraan antara kekuatan dunia dan Iran hanya memiliki beberapa minggu tersisa untuk menyimpulkan kesepakatan. Pendahulu Colonna, Jean-Yves Le Drian bahkan mengatakan pada bulan Februari, hanya tersisa beberapa hari.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved