Menolak Perang dengan Ukraina, Lebih dari 100 Prajurit Rusia Dilaporkan Mundur

Rabu, 13 Juli 2022 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Pada bulan lalu, Garmazhapova mengatakan kepada iNews bahwa Kremlin menggunakan warga Buryatia yang miskin sebagai umpan meriam. Dia mengatakan total 500 tentara telah mengajukan permohonan ke Yayasan Free Buryatia untuk meminta bantuan guna mengakhiri kontrak mereka dengan Kementerian Pertahanan Rusia, dengan banyak yang tidak diizinkan untuk kembali ke rumah.

Newsweek sebelumnya melaporkan bahwa Andrei Rinchino, kepala hukum Yayasan Free Buryatia, mengatakan kepada media independen Rusia MediaZona bahwa 17 prajurit yang menandatangani kontrak jangka pendek dengan Kementerian Pertahanan Rusia dikurung setelah mereka menolak untuk terus berpartisipasi dalam perang, dan berusaha untuk mengakhiri kontrak mereka.

Rinchino mengatakan salah satu tentara mengatakan kepadanya bahwa mereka berusaha untuk mengakhiri kontrak mereka karena mereka tidak lagi ingin berperang dalam perang Putin.

"Beberapa dari mereka kemudian dikembalikan ke Rusia, sementara yang lain ditahan di Luhansk," katanya.

Baca juga: Bom Mobil Tewaskan Pemimpin Kota di Ukraina yang Diduduki Rusia

Menurut Rinchino, beberapa dari mereka yang ditahan telah habis masa kontraknya.

"Mereka memanfaatkan buta huruf para pejuang," kata pengacara itu. "Pertama, mereka mengatakan bahwa kontrak Anda diperbarui secara otomatis. Kedua, Anda diberitahu bahwa Anda akan memulai kontrak baru, bahwa ini semua sesuai dengan hukum, bahwa memang seharusnya begitu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Rekomendasi
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved