Bom Mobil Tewaskan Pemimpin Kota di Ukraina yang Diduduki Rusia
Selasa, 12 Juli 2022 - 02:27 WIB
loading...
Bom Mobil Tewaskan Pemimpin Kota di Ukraina yang Diduduki Rusia. FOTO/Reuters
A
A
A
KUPYANSK - Kepala administrasi pemukiman Veliky Burluk, yang terletak di bagian wilayah Kharkov yang dibebaskan Rusia , tewas dalam ledakan mobil . Hal itu diungkapkan pemerintah sipil regional sementara dalam sebuah pernyataan.
"Sebuah ledakan mobil di Veliky Burluk, yang menewaskan kepala pemerintahan lokal Yevgeny Yunakov, adalah serangan teroris yang direncanakan dengan baik yang diorganisir oleh Nazi dari pemerintah Ukraina," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari TASS, Senin (11/7/2022).
Baca: Korban Tewas Serangan Roket Rusia di Apartemen Ukraina Timur Jadi 30 Jiwa
Menurut pemerintah sementara, serangan teroris itu dilakukan oleh kelompok sabotase dan pengintaian yang anggotanya menanam bom di bawah mobil.
Juga pada hari Senin, otoritas pendudukan di Zaporizhzhia melaporkan, Andrei Siguta, kepala distrik Melitopol yang didirikan Rusia, salah satu kota pertama yang jatuh ke tangan pasukan Rusia, telah lolos dari upaya pembunuhan di rumahnya.
Seperti dilaporkan Reuters, Vladimir Rogov, seorang anggota senior administrasi sipil-militer yang ditunjuk Rusia di provinsi Zaporizhzhia, mengatakan di saluran Telegramnya, bahwa calon pembunuh itu telah tewas dalam baku tembak.
Baca: Siap Gempur Wilayah Selatan, Ukraina Minta Warga Sipil Mengungsi
"Sebuah ledakan mobil di Veliky Burluk, yang menewaskan kepala pemerintahan lokal Yevgeny Yunakov, adalah serangan teroris yang direncanakan dengan baik yang diorganisir oleh Nazi dari pemerintah Ukraina," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari TASS, Senin (11/7/2022).
Baca: Korban Tewas Serangan Roket Rusia di Apartemen Ukraina Timur Jadi 30 Jiwa
Menurut pemerintah sementara, serangan teroris itu dilakukan oleh kelompok sabotase dan pengintaian yang anggotanya menanam bom di bawah mobil.
Juga pada hari Senin, otoritas pendudukan di Zaporizhzhia melaporkan, Andrei Siguta, kepala distrik Melitopol yang didirikan Rusia, salah satu kota pertama yang jatuh ke tangan pasukan Rusia, telah lolos dari upaya pembunuhan di rumahnya.
Seperti dilaporkan Reuters, Vladimir Rogov, seorang anggota senior administrasi sipil-militer yang ditunjuk Rusia di provinsi Zaporizhzhia, mengatakan di saluran Telegramnya, bahwa calon pembunuh itu telah tewas dalam baku tembak.
Baca: Siap Gempur Wilayah Selatan, Ukraina Minta Warga Sipil Mengungsi
Lihat Juga :