Jepang Singkirkan Sistem Rudal Aegis Ashore AS Senilai Rp59,8 Triliun

Jum'at, 26 Juni 2020 - 16:05 WIB
loading...
A A A
Pada pertemuan Partai Demokrat Liberal—partainya PM Abe—yang sebagian terbuka untuk media, Kono juga mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan kesulitan memilih lokasi alternatif untuk penempatan sistem rudal Aegis Ashore berbasis darat.

Jepang saat ini mempertahankan diri dari ancaman rudal balistik Korea Utara melalui kapal perusak Angkatan Laut yang dilengkapi sistem rudal Aegis Ashore. Kono mengatakan langkah itu adalah ide yang buruk untuk hanya mengandalkan kapal perusak.

Mengingat Beijing dan Pyongyang mengembangkan rudal balistik baru, yang lebih sulit untuk dicegat, Menteri Kono mengatakan Jepang harus mempertimbangkan apa yang akan dilakukan untuk menanggapi ancaman semacam itu dalam jangka menengah hingga jangka panjang.

Kono juga mengatakan kapal perusak dan sistem rudal Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) berbasis darat—yang dirancang untuk menembak jatuh rudal yang menghindari sistem pencegat yang ditembakkan dari kapal—akan melindungi Jepang untuk saat ini.

Prefektur Akita dan Yamaguchi, keduanya di dekat pantai Laut Jepang, merupakan lokasi yang dianggap tepat untuk penempatan sistem rudal Aegis Ashore.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved