Presiden Belarusia Tuding Barat Sedang Bersiap Serang Rusia

Selasa, 12 Juli 2022 - 20:41 WIB
loading...
Presiden Belarusia Tuding Barat Sedang Bersiap Serang Rusia
Presiden Belarusia berada di Sochi, Rusia, 23 Mei 2022. Foto/REUTERS
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengklaim Barat sedang bersiap menyerang Rusia melalui Belarusia.

Berbicara kepada lulusan dan perwira militer pada Selasa (12/7/2022), Lukashenko mengatakan dia membahas dugaan plot Barat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (11/7/2022).

“Rencana strategis untuk serangan terhadap Rusia sedang dikembangkan,” ungkap Lukashenko.

Baca juga: Presiden Rusia, Iran, dan Turki akan Bertemu di Teheran Pekan Depan

Dia mengatakan, “Barat akan berusaha menargetkan Rusia melalui Ukraina dan melalui Belarusia.”

“Sejarah berulang dengan sendirinya,” ujar dia, mengacu pada invasi Rusia oleh pasukan Napoleon pada tahun 1812 dan oleh Nazi Jerman pada 1941.

Putin mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari. Belarusia, sekutu utama Kremlin, telah menjadi tempat singgah bagi tentara Rusia dalam serangannya di negara tetangga Ukraina.

Baca juga: Uni Eropa Peringatkan Gelombang Pengungsi Baru, Ini Sebabnya

Negara-negara Barat tidak pernah secara terbuka mengatakan mereka berencana menyerang Rusia.

Tapi Lukashenko menunjuk pada ekspansi NATO yang terus berlanjut, dengan mengatakan, "Pejuang perang salib yang baru dibentuk sedang membentuk tinju lapis baja untuk menyerang Rusia.”

“Peristiwa yang berlangsung hari ini di sekitar Belarusia dan Rusia membutuhkan kewaspadaan serta konsentrasi penuh kita,” tutur Lukashenko.

Dia mengatakan Barat mendorong dunia menuju "perang besar" dan mengatakan tentara harus "menjaga bubuknya tetap kering."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova membuat catatan serupa pada Selasa.

Dia menuduh Amerika Serikat dan sekutunya memprovokasi krisis Ukraina dan mempertaruhkan “konfrontasi militer terbuka dengan negara kita.”

"Jelas, tabrakan seperti itu akan membawa risiko eskalasi nuklir," ujar dia dalam pernyataan pers.

(sya)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1361 seconds (11.252#12.26)