4 Alasan Rusia Sangat Percaya dengan Donald Trump, Salah Satunya Mengakui Kesalahan di Masa Lalu

Kamis, 17 April 2025 - 01:10 WIB
loading...
4 Alasan Rusia Sangat...
Rusia sangat percaya dengan Donald Trump. Foto/X
A A A
MOSKOW - Moskow terbuka untuk melanjutkan negosiasi dengan AS karena melihat perbedaan yang jelas antara Presiden Donald Trump dan pendahulunya. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

4 Alasan Rusia Sangat Percaya dengan Donald Trump, Salah Satunya Mengakui Kesalahan di Masa Lalu

1. Trump Selalu Berusaha ke Akar Permasalahan

Tidak seperti negara-negara UE dan Inggris, "pemerintahan Trump berusaha untuk sampai ke akar masalah dan, yang terpenting, memahami akar penyebab" konflik Ukraina, kata Lavrov kepada Kommersant dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Senin.

AS dan UE "mengorganisir dan mendanai kudeta anti-konstitusional" di Kiev pada tahun 2014, yang memicu konfrontasi dengan Rusia, kata menteri luar negeri tersebut.

Baca Juga: Rudal Balistik Iskander Rusia Hantam Ukraina Tewaskan 34 Orang

2. Mengakui Kesalahan AS di Ukraina

“Trump telah berulang kali mengatakan bahwa kesalahan besar yang menyebabkan kejadian terkini di Ukraina adalah keputusan pemerintahan Biden untuk menyeret Ukraina ke NATO,” imbuh Lavrov.

Saat ditanya apakah negosiator Amerika dapat dipercaya, Lavrov mengatakan Moskow seharusnya “tidak mengabaikan” pendekatan Trump. Selama putaran pertama negosiasi di Arab Saudi pada bulan Februari, delegasi AS menekankan bahwa negara-negara lain “memiliki kepentingan nasional mereka sendiri yang tidak selalu sejalan dengan kepentingan nasional Amerika Serikat,” katanya.

3. Memiliki Pendekatan yang Pragmatis

Menurut Lavrov, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz menjelaskan bahwa Trump menghargai pendekatan pragmatis dan “akal sehat” terhadap politik global.

Lavrov mengatakan pesan yang didengar Moskow dari Washington adalah bahwa “ketika kepentingan nasional mereka tidak selaras, Rusia dan AS, sebagai pemain yang bertanggung jawab di panggung dunia, harus melakukan segala kemungkinan untuk mencegah kontradiksi tersebut meningkat menjadi konfrontasi.”

4. Berusaha Mencapai Insiatif Bersama

Di area-area yang kepentingan mereka selaras, kedua pihak seharusnya "tidak menyia-nyiakan kesempatan" untuk mengejar inisiatif bersama, imbuhnya.

"Kami tahu betul seperti apa kesepakatan yang saling menguntungkan itu – sesuatu yang tidak pernah kami tolak – dan seperti apa kesepakatan yang dirancang untuk menjebak kami ke dalam perangkap lain," kata Lavrov.

Trump memulai pembicaraan langsung dengan Rusia pada bulan Februari, menekankan perlunya menjadi penengah gencatan senjata antara Moskow dan Kiev sesegera mungkin. Utusannya, Steve Witkoff, bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di St. Petersburg pada hari Jumat, menandai pertemuan ketiga mereka tahun ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
Deretan Catatan Bersejarah...
Deretan Catatan Bersejarah Meksiko Usai Singkirkan Ekuador di Piala Dunia 2026
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Berita Terkini
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Infografis
3 Negara Pendukung Bashar...
3 Negara Pendukung Bashar al-Assad, Salah Satunya Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved