Spek M-142 HIMARS, Sistem Rudal Tercanggih Ukraina yang Dipasok AS

Selasa, 12 Juli 2022 - 14:51 WIB
loading...
Spek M-142 HIMARS, Sistem...
Sistem rudal M-142 HIMARS. Foto/pentagon
A A A
KIEV - Amerika Serikat (AS) dikabarkan berencana mengirimkan lebih banyak sistem roket artileri mobilitas tinggi (High Mobility Artillery Rocket System/HIMARS) kepada Ukraina.

Sistem roket tersebut merupakan bagian dari paket senjata terbaru dengan nilai mencapai USD400 juta. Nantinya, senjata itu akan membantu pertahanan tentara Ukraina di Kiev dalam menghadapi Rusia.

Adapun HIMARS yang diberikan untuk Ukraina merupakan jenis M-142. The Washington Post menyebut, senjata ini sangat efektif untuk menyerang depot amunisi dan markas Rusia.

Baca juga: Putin Disebut Marah 12 Perwira Dihabisi HIMARS AS, Kehebatan S-400 Dipertanyakan

Diketahui, jenis M-142 adalah tipe terbaru yang dikembangkan dari versi sebelumnya, M-270 MLRS. Tipe tersebut dikembangkan AS dan sekutunya pada tahun 1970-an.

Tipe M-142 ini disebut lebih ringan, kompak, dan gesit dengan komponen paling modern.

Baca juga: Dulu Memohon-mohon, Kini Ukraina Remehkan Sistem Rudal Iron Dome Israel

HIMARS yang diberikan AS kepada Ukraina itu memiliki jangkauan hingga 80 km dan mampu membawa hingga 6 rudal dalam 1 pod besar.

Masing-masing rudal itu memiliki panjang 277 mm. Spek lebih spesifik dijelaskan dalam laman The Guardian pada 1 Juni 2022, di mana M-142 hadir dengan panjang 7 meter dan lebar 2,4 meter, serta berat mencapai 24.000 pound.

Dengan senjata ini, maka pasukan Ukraina dimungkinkan melakukan penyerangan lebih jauh di belakang garis depan Rusia.

Jarak tersebut sukar terdeteksi oleh alat-alat Rusia, sebab dilengkapi GPS teranyar. Di sisi lain, AS sendiri sengaja membatasi jangkauan rudal yang diberikan ke Ukraina, yakni hanya 80 km.

Langkah tersebut dilakukan agar roket yang ditembakkan tidak terlalu jauh masuk ke wilayah Rusia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Berita Terkini
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved