India Bantah Laporan Spekulatif Soal Pengiriman Pasukan ke Sri Lanka

Selasa, 12 Juli 2022 - 05:03 WIB
loading...
A A A
Protes nasional yang beriak di tengah kehancuran mencapai ketinggian baru pada 9 Juli, ketika ribuan orang berbaris ke Kolombo dan ratusan pengunjuk rasa menyerbu rumah presiden serta perdana menteri dalam kemarahan atas krisis ekonomi, memaksa kepemimpinan negara untuk mengumumkan pengunduran diri mereka.

Ketika gejolak politik dan ekonomi berlanjut, Jehan Perera, Direktur Eksekutif Dewan Perdamaian Nasional Sri Lanka, mengatakan bahwa India harus membantu memastikan bahwa hak demokratik untuk protes dihormati.

Baca: Segini Utang Sri Lanka yang Membuatnya Bangkrut dan Sekarang Kacau Balau

“India harus terus mendukung Sri Lanka secara ekonomi seperti yang telah dilakukan dengan sangat murah hati,” kata Perera kepada Arab News. “Ini harus memastikan bahwa hak-hak demokrasi rakyat dihormati termasuk hak untuk memprotes pemerintah yang gagal,” lanjutnya.

Perera menambahkan bahwa peristiwa di Sri Lanka harus menjadi peringatan bagi tetangga negara pulau itu. “Sri Lanka memberikan peringatan dini kepada negara-negara tetangga dan dunia tentang perlunya akuntabilitas dan checks and balances dalam pemerintahan.”
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Gelombang Panas Dahsyat!...
Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan
Rekomendasi
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Pendaftaran Akun KIP...
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka hingga 31 Oktober, Simak Caranya
Berita Terkini
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved