PBB: Rusia dan Ukraina Harus Disalahkan atas Serangan di Panti Jompo

Selasa, 12 Juli 2022 - 03:30 WIB
loading...
PBB: Rusia dan Ukraina...
PBB: Rusia dan Ukraina Harus Disalahkan atas Serangan di Panti Jompo. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Dua minggu setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari, pasukan Rusia menyerang sebuah panti jompo di wilayah timur Luhansk. Puluhan pasien lanjut usia dan penyandang cacat, banyak dari mereka terbaring di tempat tidur, terjebak di dalam bangunan tanpa air atau listrik.

Seperti dilaporkan AP, serangan pada 11 Maret itu juga memicu kebakaran yang menyebar ke seluruh fasilitas, menjebak orang-orang yang tidak bisa bergerak. Sejumlah kecil pasien dan staf melarikan diri ke hutan terdekat dan akhirnya mendapatkan bantuan setelah berjalan sejauh 5 kilometer.

Baca: Bom Mobil Tewaskan Pemimpin Kota di Ukraina yang Diduduki Rusia

Dalam perang yang penuh dengan kekejaman, serangan terhadap panti jompo di dekat desa Stara Krasnyanka menonjol karena kekejamannya. Pihak berwenang Ukraina menempatkan kesalahan tepat pada pasukan Rusia, menuduh mereka membunuh lebih dari 50 warga sipil yang rentan dalam serangan brutal dan tidak beralasan.

Tetapi sebuah laporan baru PBB telah menemukan bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina juga menanggung sebagian besar kesalahan, dan mungkin sama, atas apa yang terjadi di Stara Krasnyanka, yang berjarak sekitar 580 kilometer tenggara Kiev. Beberapa hari sebelum serangan, tentara Ukraina mengambil posisi di dalam panti jompo, yang secara efektif menjadikan gedung itu sebagai sasaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved