9 Kumpulan Surat Menyentuh Para Peraih Nobel
Minggu, 28 Juni 2020 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Penulis dan humanitarian Pearl S. Buck memenangkan Hadiah Nobel Sastra pada 1938. Karyanya yang paling terkenal, The Good Earth, adalah novel terlaris di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1931 dan 1932, yang memenangkan Hadiah Pulitzer tahun 1932. (Lihat grafis: Amerika Serikat Hibahkan 3 Unit Multirole-Radar untuk Indonesia)
Suatu hari di akhir Oktober 1936, Buck duduk untuk menulis surat kepada Helen Keller, seorang wanita terkenal inspiratif yang baru saja kehilangan teman dan gurunya, Anne Sullivan. Salah satu petikan suratnya berbunyi "Aku menganggap bertemu gurumu sebagai salah satu pengalaman hebat dalam hidupku."
4. Winston Churchill (Pemenang Nobel Sastra 1953)
![9 Kumpulan Surat Menyentuh Para Peraih Nobel]()
Winston Churchill dianugerahi Hadiah Nobel Sastra pada tahun 1953 untuk penguasaan deskripsi sejarah dan biografis serta untuk pidato yang brilian dalam membela nilai-nilai kemanusiaan. Chruchill merupakan satu-satunya perdana menteri Inggris yang menerima penghargaan Nobel. (Baca juga: Patung Churchill Ditutupi Kotak Besi Cegah Serangan Demonstran)
Pada tahun 1963, ia juga akan menjadi Warga Kehormatan pertama Amerika Serikat. Pada Juli 1915, Churchill yang itu berusia 40 tahun menulis surat kepada istrinya, Clementine yang antara lain berisi catatan jika dirinya meninggal nanti. Salah satu bunyi petikan suratnya yakni "Jika ada tempat lain aku akan mewaspadai kamu."
5. Ernest Hemingway (Pemenang Nobel Sastra 1954)
![9 Kumpulan Surat Menyentuh Para Peraih Nobel]()
Ernest “Papa” Hemingway menerima Nobel Sastra pada 1954. Dia memilih tak menghadiri prosesi pemberian penghargaan Nobel di Stockholm dan dan uniknya hanya mengirim pidato singkat yang dimintanya untuk dibaca saat dia meninggal nantinya. (Baca juga: Surat Terakhir Para Tokoh di Penghujung Hidupnya)
Nobel untuk Hemingway akhirnya diterima oleh Duta Besar AS untuk Swedia, John C. Cabot. Dua puluh tahun sebelumnya, Hemingway juga menulis surat luar biasa tertanggal 23 Mei 1934 untuk teman lamanya F. Scott Fitzgerald yang berisi pembicaraan mengenai menjadi penulis. Petikan surat itu antara lain berbunyi "Yesus, luar biasa untuk memberi tahu orang lain cara menulis."
6. Martin Luther King Jr (Pemenang Nobel Perdamaian 1964)
![9 Kumpulan Surat Menyentuh Para Peraih Nobel]()
Martin Luther King, Jr menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada 1964 atas upayanya melawan ketimpangan rasial melalui metode non-kekerasan. Dia sering berkorespondensi dengan Presiden John F. Kennedy (JFK), dan mengungkapkan dalam otobiografinya bahwa dia telah memilih JFK sebagai presiden pada tahun 1960, meskipun dia tidak pernah mengeluarkan dukungan publik. (Baca juga: 'Dokumen FBI' Sebut Martin Luther King Tertawa Lihat Wanita Diperkosa)
Segera setelah berita pembunuhan Kennedy, King merilis surat belasungkawa singkat tertanggal 22 November 1963 yang antara lain berbunyi "Aku terkejut dan sedih."
Suatu hari di akhir Oktober 1936, Buck duduk untuk menulis surat kepada Helen Keller, seorang wanita terkenal inspiratif yang baru saja kehilangan teman dan gurunya, Anne Sullivan. Salah satu petikan suratnya berbunyi "Aku menganggap bertemu gurumu sebagai salah satu pengalaman hebat dalam hidupku."
4. Winston Churchill (Pemenang Nobel Sastra 1953)

Winston Churchill dianugerahi Hadiah Nobel Sastra pada tahun 1953 untuk penguasaan deskripsi sejarah dan biografis serta untuk pidato yang brilian dalam membela nilai-nilai kemanusiaan. Chruchill merupakan satu-satunya perdana menteri Inggris yang menerima penghargaan Nobel. (Baca juga: Patung Churchill Ditutupi Kotak Besi Cegah Serangan Demonstran)
Pada tahun 1963, ia juga akan menjadi Warga Kehormatan pertama Amerika Serikat. Pada Juli 1915, Churchill yang itu berusia 40 tahun menulis surat kepada istrinya, Clementine yang antara lain berisi catatan jika dirinya meninggal nanti. Salah satu bunyi petikan suratnya yakni "Jika ada tempat lain aku akan mewaspadai kamu."
5. Ernest Hemingway (Pemenang Nobel Sastra 1954)

Ernest “Papa” Hemingway menerima Nobel Sastra pada 1954. Dia memilih tak menghadiri prosesi pemberian penghargaan Nobel di Stockholm dan dan uniknya hanya mengirim pidato singkat yang dimintanya untuk dibaca saat dia meninggal nantinya. (Baca juga: Surat Terakhir Para Tokoh di Penghujung Hidupnya)
Nobel untuk Hemingway akhirnya diterima oleh Duta Besar AS untuk Swedia, John C. Cabot. Dua puluh tahun sebelumnya, Hemingway juga menulis surat luar biasa tertanggal 23 Mei 1934 untuk teman lamanya F. Scott Fitzgerald yang berisi pembicaraan mengenai menjadi penulis. Petikan surat itu antara lain berbunyi "Yesus, luar biasa untuk memberi tahu orang lain cara menulis."
6. Martin Luther King Jr (Pemenang Nobel Perdamaian 1964)
.jpg)
Martin Luther King, Jr menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada 1964 atas upayanya melawan ketimpangan rasial melalui metode non-kekerasan. Dia sering berkorespondensi dengan Presiden John F. Kennedy (JFK), dan mengungkapkan dalam otobiografinya bahwa dia telah memilih JFK sebagai presiden pada tahun 1960, meskipun dia tidak pernah mengeluarkan dukungan publik. (Baca juga: 'Dokumen FBI' Sebut Martin Luther King Tertawa Lihat Wanita Diperkosa)
Segera setelah berita pembunuhan Kennedy, King merilis surat belasungkawa singkat tertanggal 22 November 1963 yang antara lain berbunyi "Aku terkejut dan sedih."
Lihat Juga :