9 Kumpulan Surat Menyentuh Para Peraih Nobel
Minggu, 28 Juni 2020 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
7. Theodore Roosevelt (Pemenang Nobel Perdamaian 1906)
![9 Kumpulan Surat Menyentuh Para Peraih Nobel]()
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Theodore Roosevelt hampir selalu digambarkan dengan kata sifat yang kuat: Bersemangat, blak-blakan dan spontan. Tetapi publik jarang mendengar tentang sisi lembutnya, terutama dengan putra kesayangannya, Quentin. (Baca juga: Tak Sama, F-16 "Ghost" Dibuat Untuk Membantu Menaklukan SU-57)
Dua tahun sebelum dia memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian 1906 karena menegosiasikan penghentian Perang Rusia-Jepang, dia menulis surat untuk buah hatinya "Quenty-Quee" yang saat itu masih berusia 6 tahun. Petikan isi suratnya antara lain berbunyi "Bippity, bippity, bippity ke semak-semak."
8. Linus Pauling (Pemenang Nobel Kimia 1954 dan Nobel Perdamaian 1962)
![9 Kumpulan Surat Menyentuh Para Peraih Nobel]()
Linus Pauling adalah satu-satunya orang yang dianugerahi dua Hadiah Nobel yang ia terima pada 1954 untuk bidang Kimia dan 1962 untuk Perdamaian. Sebagai salah satu pendiri kimia kuantum dan biologi molekuler, dia juga dikenal sebagai aktivis yang gigih menentang perang. (Lihat foto: Abaikan Social Distancing, Ribuan Suporter Rayakan Kemenangan Liverpool)
Tidak mengherankan bahwa hanya beberapa bulan sebelum Krisis Misil Kuba, Pauling menulis surat tertanggal 1 Maret 1962 dengan kata-kata yang kuat untuk Presiden Kennedy tentang pengujian senjata nuklir. Bunyi petikan suratnya antara lain “Salah satu musuh terbesar umat manusia."
9. Francis GC Crick (Pemenang Nobel Kedokteran 1962 bersama James D Watson)
![9 Kumpulan Surat Menyentuh Para Peraih Nobel]()
DNA atau deoxyribonucleic acid merupakan struktur asam nukleat yang menyimpan segala macam informasi biologis dari makhluk hidup. Tak hanya pada hewan, DNA juga ditemukan pada manusia.
Pada 28 Februari 1953, ilmuwan Amerika Serikat berhasil menemukan dan mengklarifikasi struktur helix ganda DNA pada manusia. Penemuan struktur DNA berkat usaha dari dua ilmuwan Universitas Cambridge, James D. Watson dan Francis H.C. Crick.
Keberhasilan penemuan itu mengantarkan mereka mendapatkan penghargaan Nobel Kedokteran pada 1962. Sepanjang tahun 1960-an, Crick banyak berkirim surat kepada orang-orang yang ingin bertukar pikiran dengannya soal ilmu kedokteran. Dalam salah satu suratnya Crick menulis “Pilihan adalah refleksi yang setia dari permintaan yang paling banyak diterima."
Sumber: https://www.mentalfloss.com

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Theodore Roosevelt hampir selalu digambarkan dengan kata sifat yang kuat: Bersemangat, blak-blakan dan spontan. Tetapi publik jarang mendengar tentang sisi lembutnya, terutama dengan putra kesayangannya, Quentin. (Baca juga: Tak Sama, F-16 "Ghost" Dibuat Untuk Membantu Menaklukan SU-57)
Dua tahun sebelum dia memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian 1906 karena menegosiasikan penghentian Perang Rusia-Jepang, dia menulis surat untuk buah hatinya "Quenty-Quee" yang saat itu masih berusia 6 tahun. Petikan isi suratnya antara lain berbunyi "Bippity, bippity, bippity ke semak-semak."
8. Linus Pauling (Pemenang Nobel Kimia 1954 dan Nobel Perdamaian 1962)

Linus Pauling adalah satu-satunya orang yang dianugerahi dua Hadiah Nobel yang ia terima pada 1954 untuk bidang Kimia dan 1962 untuk Perdamaian. Sebagai salah satu pendiri kimia kuantum dan biologi molekuler, dia juga dikenal sebagai aktivis yang gigih menentang perang. (Lihat foto: Abaikan Social Distancing, Ribuan Suporter Rayakan Kemenangan Liverpool)
Tidak mengherankan bahwa hanya beberapa bulan sebelum Krisis Misil Kuba, Pauling menulis surat tertanggal 1 Maret 1962 dengan kata-kata yang kuat untuk Presiden Kennedy tentang pengujian senjata nuklir. Bunyi petikan suratnya antara lain “Salah satu musuh terbesar umat manusia."
9. Francis GC Crick (Pemenang Nobel Kedokteran 1962 bersama James D Watson)

DNA atau deoxyribonucleic acid merupakan struktur asam nukleat yang menyimpan segala macam informasi biologis dari makhluk hidup. Tak hanya pada hewan, DNA juga ditemukan pada manusia.
Pada 28 Februari 1953, ilmuwan Amerika Serikat berhasil menemukan dan mengklarifikasi struktur helix ganda DNA pada manusia. Penemuan struktur DNA berkat usaha dari dua ilmuwan Universitas Cambridge, James D. Watson dan Francis H.C. Crick.
Keberhasilan penemuan itu mengantarkan mereka mendapatkan penghargaan Nobel Kedokteran pada 1962. Sepanjang tahun 1960-an, Crick banyak berkirim surat kepada orang-orang yang ingin bertukar pikiran dengannya soal ilmu kedokteran. Dalam salah satu suratnya Crick menulis “Pilihan adalah refleksi yang setia dari permintaan yang paling banyak diterima."
Sumber: https://www.mentalfloss.com
(poe)
Lihat Juga :