Patung Churchill Ditutupi Kotak Besi Cegah Serangan Demonstran
Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:03 WIB
loading...
Patung Winston Churchill ditutup kotak besi di Lapangan Parlemen, London, Inggris. Foto/REUTERS/John Sibley
A
A
A
LONDON - Sejumlah patung bersejarah termasuk Winston Churchill ditutupi kotak besi menjelang unjuk rasa pada Sabtu (13/6). Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyatakan sangat memalukan monumen pemimpin era perang itu terancam mendapat serangan demonstran.
Demonstran anti-rasisme yang turun ke jalan setelah kematian warga Afro-Amerika George Floyd itu menargetkan sejumlah patung para tokoh imperialis Inggris.
Patung Edward Colston yang mendapat kekayaan dari perdagangan budak pada abad 17, dirobohkan di kota Bristol pada Minggu lalu. Otoritas pun bertindak untuk melindungi sejumlah monumen yang diyakini akan mendapat serangan serupa.
Otoritas menutp patung Churchill di depan gedung parlemen setelah demonstran mengotorinya dengan cat pada akhir pekan lalu.
“Ini aneh dan memalukan bahwa monumen nasional ini sekarang menjadi risiko serangan oleh demonstran,” papar Johnson di Twitter.
Demonstran anti-rasisme yang turun ke jalan setelah kematian warga Afro-Amerika George Floyd itu menargetkan sejumlah patung para tokoh imperialis Inggris.
Patung Edward Colston yang mendapat kekayaan dari perdagangan budak pada abad 17, dirobohkan di kota Bristol pada Minggu lalu. Otoritas pun bertindak untuk melindungi sejumlah monumen yang diyakini akan mendapat serangan serupa.
Otoritas menutp patung Churchill di depan gedung parlemen setelah demonstran mengotorinya dengan cat pada akhir pekan lalu.
“Ini aneh dan memalukan bahwa monumen nasional ini sekarang menjadi risiko serangan oleh demonstran,” papar Johnson di Twitter.
Lihat Juga :