Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS

Jum'at, 26 Juni 2020 - 04:32 WIB
loading...
Venezuela Ancam Berikan...
Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez. Foto/Telesur
A A A
CARACAS - Menteri Pertahanan Venezuela memperingatkan bahwa angkatan bersenjata negara itu siap untuk menanggapi setiap provokasi Amerika Serikat (AS). Ancaman itu dilontarkannya setelah kapal perang AS datang dalam jarak 30 mil dari pantai negara itu pada hari Selasa lalu.

Kapal perusak dengan rudal berpemandu kelas Arleigh Burke, USS Nitze, melakukan apa yang digambarkan oleh Komando Selatan AS (SOUTHCOM) sebagai operasi kebebasan navigasi minggu ini untuk menantang klaim maritim yang berlebihan oleh Venezuela.

SOUTHCOM mengatakan kapal perang itu tidak memasuki zona 12-mil laut yang diakui secara internasional sebagai batas teritorial Venezuela, tetapi operasi itu memicu kecaman dari Caracas. (Baca: Kapal Perang AS Bersenjata Rudal Dekati Venezuela, Warning bagi Maduro )

Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez mengklaim bahwa misi itu adalah aksi provokasi. Ia lantas memperingatkan bahwa tindakan lebih lanjut akan disambut dengan "tanggapan yang layak."

Lopez mengatakan Komandan SOUTHCOM Laksamana Angkatan Laut Craig Faller menunjukkan ketidaktahuan tentang hukum maritim dengan memerintahkan kebebasan operasi navigasi.

"Kami memiliki misi konstitusional, kami tidak main-main," tambahnya seperti dilansir dari Newsweek, Jumat (26/6/2020).

Menurut surat kabar El CarabobeƱo Venezuela, Lopez mengatakan SOUTHCOM mencetak kemenangan kosong dengan operasinya.

"Semakin banyak serangan, semakin bersatu mereka akan melihat kita," imbuhnya.

Operasi hari Selasa adalah yang pertama sejak AS meluncurkan Operasi Penanggulangan Narkotika yang Ditingkatkan pada bulan April. Operasi ini dirancang untuk membendung aliran obat-obatan terlarang ke AS melalui Karibia dan Samudra Pasifik Timur.

Kampanye ini juga meningkatkan tekanan pada Presiden Venezuela Nicolas Maduro , yang telah lama berada di bawah tekanan AS untuk melepaskan kekuasaannya.

Kampanye sanksi dan tekanan diplomatik Washington belum berhasil memaksa Maduro lengser dari kekuasaan. Namun, Presiden AS Donald Trump telah menyatakan bahwa semua opsi ada di meja untuk menggulingkan presiden sosialis tersebut.

Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi pada sektor minyak negara OPEC tersebut sebagai bagian dari upayanya untuk menggulingkan Presiden sosialis Nicolas Maduro. Washington menuduh Maduro melakukan korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved