Pelaku Penembakan Massal di Pawai Kemerdekaan AS Didakwa 7 Tuduhan Pembunuhan

Rabu, 06 Juli 2022 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Covelli mengatakan, tidak ada motif yang ditetapkan untuk serangan itu, yang membuat para pengunjung parade yang panik melarikan diri untuk hidup mereka. "Kami yakin Crimo telah merencanakan serangan ini selama beberapa minggu dan dia bertindak sendiri, katanya.

Baca: Polisi Sebut Penembakan Massal Hari Kemerdekaan AS Telah Direncanakan

"Kami tidak memiliki informasi yang menunjukkan pada titik ini bahwa itu bermotivasi rasial, dimotivasi oleh agama atau status dilindungi lainnya," tambahnya. Menurut Covelli, Crimo memiliki riwayat masalah kesehatan mental dan perilaku mengancam.

Polisi telah dipanggil dua kali ke rumah Crimo pada 2019, sekali untuk menyelidiki upaya bunuh diri, dan yang kedua karena seorang kerabat mengatakan dia mengancam akan "membunuh semua orang" di keluarga itu, katanya.

Saat itu, Polisi mengeluarkan 16 pisau, belati dan pedang dari rumah tetapi tidak melakukan penangkapan. Covelli juga mengatakan, Crimo menggunakan tangga darurat untuk mengakses atap sebuah bangunan yang menghadap ke rute parade dan menembakkan lebih dari 70 peluru dari senapan "mirip dengan AR-15", salah satu dari beberapa senjata yang dia beli secara legal.

"Crimo mengenakan pakaian wanita dan penyelidik percaya dia melakukan ini untuk menyembunyikan tato wajahnya dan identitasnya dan membantunya selama pelarian dengan orang lain yang melarikan diri dari kekacauan itu," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved