Polisi Sebut Penembakan Massal Hari Kemerdekaan AS Telah Direncanakan

Rabu, 06 Juli 2022 - 02:58 WIB
loading...
Polisi Sebut Penembakan...
Polisi sebut penembakan massal perayaan hari kemerdekaan AS telah direncanakan. Foto/ABC News
A A A
WASHINGTON - Pihak berwenang Amerika Serikat (AS) meyakini jika penembakan massal yang terjadi tepat pada perayaan hari kemerdekaan telah direncanakan selama berminggu-minggu. Mereka juga mengatakan lebih dari 70 peluru ditembakkan dari senapan bertenaga tinggi pelaku yang mirip dengan AR-15.

Polisi mengatakan tersangka Robert "Bobby" Crimo III (21) dituduh melepaskan tembakan dari atap sebuah pertokoan yang ia akses dari tangga darurat.

Polisi mengatakan Crimo mengenakan pakaian wanita selama penembakan untuk memungkinkan dia menyembunyikan tato di wajahnya dan berbaur dengan kerumunan untuk melarikan diri.

"Setelah serangan itu, Crimo keluar dari atap, dia menjatuhkan senapannya dan dia berbaur dengan kerumunan dan dia melarikan diri," kata polisi.

"Dia berjalan ke rumah ibunya yang tinggal di daerah itu dan dia berbaur dengan orang lain," sambung polisi seperti dilansir dari ABC News, Rabu (6/7/2022).

Polisi mengatakan Crimo tampaknya membeli senapan itu secara legal di Illinois.

Baca juga: Hari Kemerdekaan AS, Penembakan Massal ke-317, dan Muaknya Orang Amerika

"Tidak ada motif yang diketahui," kata polisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved