Pemerintahan Boris Johnson Goyah, 2 Mentri Utama Mundur

Rabu, 06 Juli 2022 - 02:27 WIB
loading...
A A A
Otoritas Johnson telah terguncang oleh mosi tidak percaya bulan lalu. Dia selamat, tetapi 41% dari kelompok Konservatif memilih untuk mencopotnya dari jabatannya.

Berubah-ubahnya tanggapan perdana menteri terhadap tuduhan selama berbulan-bulan tentang pesta yang melanggar penguncian di kantor-kantor pemerintah yang pada akhirnya menghasilkan 126 denda, termasuk satu yang dikenakan terhadap Johnson, memicu kekhawatiran tentang kepemimpinannya.

Dua minggu kemudian, kandidat Konservatif dipukuli habis-habisan dalam dua pemilihan khusus untuk mengisi kursi kosong di Parlemen, menambah ketidakpuasan di dalam partai Johnson.

Ketika Pincher mengundurkan diri pekan lalu sebagai wakil kepala cambuk, posisi kunci dalam menegakkan disiplin partai, dia mengatakan kepada perdana menteri bahwa dia mabuk terlalu banyak malam sebelumnya dan telah mempermalukan diri sendiri dan orang lain.

Johnson awalnya menolak untuk menangguhkan Pincher dari Partai Konservatif, tetapi dia mengalah setelah keluhan resmi tentang tuduhan meraba-raba diajukan ke otoritas parlemen.

Baca juga: Militer Inggris Konvoi Senjata Nuklir di Jalan Raya, Picu Kemarahan

Kritikus menduga lambatnya Johnson untuk bereaksi karena dia tidak ingin berada dalam posisi memaksa Pincher untuk mengundurkan diri dari kursi Parlemen dan menyiapkan partai Konservatif untuk potensi kekalahan pemilihan khusus lainnya.

Bahkan sebelum skandal Pincher, muncul anggapan bahwa Johnson akan segera menghadapi mosi tidak percaya lagi.

Dalam beberapa minggu ke depan, anggota parlemen Konservatif akan memilih anggota baru untuk komite yang menetapkan aturan parlemen untuk partai. Beberapa kandidat telah menyarankan mereka akan mendukung perubahan aturan untuk memungkinkan mosi tidak percaya lagi. Aturan yang ada membutuhkan 12 bulan antar pemungutan suara tersebut.

Anggota parlemen senior Partai Konservatif Roger Gale, seorang kritikus lama Johnson, mengatakan dia akan mendukung perubahan aturan Komite Konservatif 1922.

"Johnson selama tiga hari sekarang telah mengirim menteri - dalam satu kasus menteri Kabinet - untuk membela yang tidak dapat dipertahankan, secara efektif berbohong atas namanya. Itu tidak bisa dibiarkan berlanjut,” kata Gale kepada BBC.

“Perdana menteri ini telah merusak reputasi partai yang membanggakan dan terhormat karena kejujuran dan kesopanan, dan itu tidak dapat diterima," tegasnya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved