Kemhan Rusia Puas dengan Performa Senapan Serbu Baru Kalashnikov AK-12

Minggu, 03 Juli 2022 - 20:35 WIB
loading...
A A A
Kalashnikov AK-12 adalah senjata baru yang dimaksudkan untuk menggantikan generasi sebelumnya dari senapan serbu Kalashnikov 5,45mm (AK74, AK74M) yang digunakan oleh pasukan pemerintah Rusia dan lainnya.

Baca: Mengenal Mikhail Kalashnikov, Perancang Senapan AK-47 Asal Rusia

Proyek AK-12 dimulai pada tahun 2011 oleh pabrik senjata IZHMASH (sekarang bagian dari perhatian "Kalashnikov") sebagai usaha swasta. Pada tahun 2013, senjata itu dimasukkan ke dalam uji coba "Ratnik" yang diadakan oleh tentara Rusia. Tujuan dari uji coba "Ratnik" adalah untuk memilih kit tempur baru untuk pasukan khusus Rusia.

Selama tahun-tahun ini, senapan AK-12 mengalami beberapa modifikasi. Senjata awal, dikembangkan antara 2011 dan 2013, dirancang oleh Vladimir Zlobin, mantan desainer senjata kecil senior di biro desain
senjata Tula Sporting and Hunting (TsKIB SOO), yang diundang untuk bekerja di Izhevsk pada 2010.

Senapan AK-12 terlihat sedikit lebih modern dan 'trendi' dari varian AK yang ada. Senjata ini tampil cukup baik selama putaran kedua uji coba dan tes resmi. Pada awal 2016 disetujui untuk produksi batch awal dan uji coba lapangan dalam dua versi, AK-12 5,45mm (indeks GRAU 6P70 / 6П70) dan AK-15 7,62mm (indeks GRAU 6P71 / 6П71).
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved