Paus Fransiskus: PBB Tak Berdaya Hentikan Perang, Penggunaan Nuklir Tak Bermoral

Sabtu, 02 Juli 2022 - 23:13 WIB
loading...
Paus Fransiskus: PBB...
Paus Fransiskus mengkritik keras PBB yang tidak berdaya menghentikan perang di Eropa saat ini. Foto/Daniel Ibanez/CNA
A A A
BUENOS AIRES - Paus Fransiskus , sang pemimpin Vatikan, mengkritik keras Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan perang . Dia juga menyebut penggunaan senjata nuklir dalam perang sebagai tindakan tidak bermoral.

Kritik itu disampaikan dalam wawancaranya dengan kantor berita nasional Argentina, Telam. Wawancara berlangsung 20 Juni, namun videonya yang berdurasi satu jam baru dirilis pada 1 Juli.

Tanpa menyebut invasi Rusia ke Ukraina secara langsung, Paus Fransiskus mengatakan bahwa situasi di Eropa saat ini menunjukkan bahwa PBB tidak berdaya untuk menghentikan perang.

“Setelah Perang Dunia II, kepercayaan ditempatkan di PBB. Bukan niat saya untuk menyinggung siapa pun, saya tahu ada orang-orang yang sangat baik yang bekerja di sana, tetapi pada saat ini, PBB tidak berdaya untuk menegaskan,” katanya, seperti dikutip Catholic News Agency, Sabtu (2/7/2022).

“Itu membantu untuk menghindari perang—dan saya memikirkan Siprus, di mana ada pasukan Argentina. Tetapi untuk menghentikan perang, untuk menyelesaikan situasi konflik seperti yang kita alami saat ini di Eropa, atau seperti yang hidup di bagian lain dunia, ia tidak memiliki kekuatan," paparnya.

Baca juga: AS Didesak Tinggalkan NATO untuk Hindari Perang dengan Rusia

Dalam wawancara itu, paus asal Argentina ini mengatakan bahwa dia yakin inilah saatnya untuk memikirkan kembali konsep “perang yang adil.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Berita Terkini
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved