Polisi India Tangkap Dalang Eksekusi Penjahit Hindu
Sabtu, 02 Juli 2022 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
Para pelaku mengatakan, tindakan itu sebagai tanggapan atas dukungan korban atas pernyataan menghina politisi tentang Nabi Muhammad. Korban, Kanhaiya Lal Teli, diduga memasang unggahan media sosial yang mendukung mantan juru bicara partai Perdana Menteri Narendra Modi yang membuat komentar anti-Islam pada bulan Mei.
Baca: India Memanas, Warga Hindu Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad
Pada hari Jumat, hakim dari Mahkamah Agung India menyatakan, mantan juru bicara, Nupur Sharma, harus meminta maaf kepada seluruh bangsa setelah pernyataan tersebut meningkatkan garis kesalahan agama di India, membuat marah negara-negara Islam dan memicu ketegangan diplomatik.
Di India, setidaknya dua demonstran tewas dalam tembakan polisi selama protes terhadap komentar Sharma. Polisi di New Delhi menangkap jurnalis Mohammed Zubair, seorang kritikus vokal terhadap pemerintah Modi, yang telah membantu menarik perhatian pada pernyataan Sharma melalui situs pemeriksa fakta Alt News dan di media sosial.
Umar Muslim yang tinggal sekitar 3 km dari toko penjahit, di mana korban dibunuh, mengatakan mereka merasa gugup dan takut akan boikot sosial dan ekonomi oleh orang-orang Hindu kuat yang tinggal di Udaipur.
Baca: India Memanas, Warga Hindu Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad
Pada hari Jumat, hakim dari Mahkamah Agung India menyatakan, mantan juru bicara, Nupur Sharma, harus meminta maaf kepada seluruh bangsa setelah pernyataan tersebut meningkatkan garis kesalahan agama di India, membuat marah negara-negara Islam dan memicu ketegangan diplomatik.
Di India, setidaknya dua demonstran tewas dalam tembakan polisi selama protes terhadap komentar Sharma. Polisi di New Delhi menangkap jurnalis Mohammed Zubair, seorang kritikus vokal terhadap pemerintah Modi, yang telah membantu menarik perhatian pada pernyataan Sharma melalui situs pemeriksa fakta Alt News dan di media sosial.
Umar Muslim yang tinggal sekitar 3 km dari toko penjahit, di mana korban dibunuh, mengatakan mereka merasa gugup dan takut akan boikot sosial dan ekonomi oleh orang-orang Hindu kuat yang tinggal di Udaipur.
Lihat Juga :