Terungkap, Produsen Senapan Sejuta Umat AK-47 Rusia Tidak Diberi Sanksi Barat

Sabtu, 02 Juli 2022 - 04:18 WIB
loading...
Terungkap, Produsen...
Mendiang Mikhail Kalashnikov, tokoh militer Rusia penemu senapan serbu legendaris AK-47. Produsen senapan ini dilaporkan belum terkena sanksi Barat terkait invasi Rusia ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pemegang saham terbesar Kalashnikov, produsen senapan serbu AK-47 , menjadi bagian dari 14 konglomerat senjata Rusia yang tidak diberi sanksi oleh Amerika Serikat (AS), Uni Eropa (UE) dan Inggris. AK-47 dijuluki sebagai "senapan sejuta umat" karena diminati banyak kalangan, dari politisi, teroris, mafia hingga pemberontak.

Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) bersama-sama mengumumkan pada Selasa lalu lebih dari 100 sanksi baru kolektif terhadap "mesin perang" Rusia.

Barat mulai menjatuhkan sanksi besar-besaran terhadap Moskow sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022.

Laporan tentang kurangnya sanksi Barat telah menyebabkan beberapa pihak mempertanyakan strategi menyeluruh mereka di Eropa Timur dan apakah sanksi membuat dampak yang cukup untuk memaksa Rusia menghentikan operasi militernya saat ini.

Baca juga: PM Inggris: Putin 35 Kali Ancam Perang Nuklir sejak Menginvasi Ukraina

Dalam pemeriksaan perusahaan, eksekutif dan investor di sektor pertahanan Rusia, kantor berita Reuterspada Jumat (1/7/2022) melaporkan bahwa sekitar tiga lusin pemimpin perusahaan senjata Rusia dan setidaknya 14 perusahaan pertahanan tidak diberi sanksiolehAS, UE, atau pun Inggris.

Itu membuktikan bahwa sekutu NATO tidak konsistendalam menerapkansanksi terhadap pembuat senjata dan taipan Rusia,di mana beberapa pemerintah atau negara memilih untuk menghukum Rusia sementara yang lain mengabaikannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Selalu Kalah Lawan Rusia,...
Selalu Kalah Lawan Rusia, Barat Berpikir Ulang Dukungan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved