Anjurkan Setop Kirim Senjata, Dubes Ukraina Hina Para Intelektual Jerman

Jum'at, 01 Juli 2022 - 16:35 WIB
loading...
A A A
Di dalamnya, sekelompok 21 akademisi, filsuf, jurnalis, seniman, dan mantan diplomat Jerman mendesak, "Barat untuk mengakhiri perang Ukraina melalui negosiasi."

Menurut para penandatangan, “Adalah tugas Uni Eropa (UE) untuk memulihkan dan mengamankan perdamaian di benua itu.”

“Untuk tujuan ini, negara-negara harus membuat strategi, yang akan mengakhiri permusuhan sesegera mungkin,” saran seruan para intelektual Jerman itu.

Baca juga: Agama Warga Negara Turki dan Persentasenya

“Ukraina sejauh ini mampu mempertahankan diri dari perang agresif Rusia yang brutal berkat, antara lain, sanksi besar-besaran dan dukungan militer,” ujar mereka.

“Namun, semakin lama langkah-langkah ini berlangsung, semakin tidak jelas permainan akhir mereka,” tambah para intelektual.

Di mata para intelektual ini, sangat tidak mungkin Ukraina akan dapat memperoleh kembali kendali atas, “Semua wilayah yang diduduki termasuk wilayah Donetsk dan Lugansk serta Krimea, karena Rusia lebih unggul secara militer dan memiliki kemampuan meningkatkan eskalasi militer lebih lanjut.”

Mengingat pertimbangan ini, surat itu mendesak negara-negara Barat yang mendukung Ukraina secara militer untuk bertanya pada diri mereka sendiri, “Tujuan apa yang mereka kejar dan apakah (dan untuk berapa lama) pengiriman senjata masih merupakan cara yang benar.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved