Agama Warga Negara Turki dan Persentasenya

Jum'at, 01 Juli 2022 - 15:51 WIB
loading...
Agama Warga Negara Turki dan Persentasenya
Anggota paduan suara Kristen Siria menghadiri misa Natal di Gereja Ortodoks Siria Perawan Maria di Diyarbakir, Turki, 25 Desember 2017. Foto/REUTERS/Sertac Kayar
A A A
ANKARA - Turki adalah negara sekuler tanpa agama resmi negara. Konstitusi Turki memberikan kebebasan beragama dan hati nurani.

Survei pada 2016 oleh Ipsos, mewawancarai 17.180 orang dewasa di 22 negara, menemukan Islam adalah agama dominan di Turki, dianut oleh 82% dari total populasi.

Orang-orang yang tidak terafiliasi dengan agama terdiri dari 13% dari populasi, sementara 2% adalah penganut Kristen.

Baca juga: Daerah di Palestina yang Belum Dikuasai Israel

Menurut jajak pendapat religiositas yang dilakukan di Turki pada 2019 oleh OPTIMAR, sebanyak 89,5% populasi mengidentifikasi diri sebagai Muslim, 4,5% percaya pada Tuhan tetapi tidak menganut agama apa pun, 2,7% agnostik, 1,7% ateis, dan 1,7% tidak menjawab.

Jajak pendapat lain yang dilakukan Gezici Araştırma pada 2020 mewawancarai 1.062 orang di 12 provinsi dan menemukan 28,5% Generasi Z di Turki mengidentifikasi diri sebagai tidak beragama.

Baca juga: Aktivis Lemkan Diri pada Lukisan Van Gogh di London

CIA World Factbook melaporkan Islam adalah agama 99,8% dari populasi Turki, dengan Muslim Sunni sebagai sekte terbesar, sementara 0,2% adalah Kristen dan Yahudi.

Namun, tidak ada statistik resmi pemerintah yang merinci keyakinan agama orang Turki, juga tidak ada data agama yang tercatat dalam sensus negara tersebut.

Akademisi menyarankan populasi Alevi mungkin dari 15 hingga 20 juta, sedangkan Federasi Alevi-Bektasi menyatakan bahwa ada sekitar 25 juta.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1008 seconds (10.55#12.26)