Partai Republik AS Ingin Dirikan Israel Raya, Larang Pembentukan Negara Palestina

Kamis, 30 Juni 2022 - 17:45 WIB
loading...
A A A
Partai Republik yang sangat populer di kalangan Republikan di seluruh negara bagian Texas, namun platform tersebut telah menjadi berita utama karena posisinya menandakan seberapa jauh partai telah bergeser.

Di antara posisi lain, platform itu mengusulkan referendum untuk memisahkan diri dari Amerika Serikat; menolak kepresidenan Joe Biden; menyerukan pencabutan Undang-Undang Hak Suara 1965.

Selain itu, platform itu menyebut homoseksualitas sebagai pilihan gaya hidup yang tidak normal, dan mendukung pencabutan undang-undang yang mengamanatkan pemungutan suara langsung untuk senator AS, lebih memilih kembali ke penunjukan mereka oleh legislatif negara bagian.

Partai Republik di Texas telah melarang kelompok gay Republik, Log Cabin Republicans, untuk hadir secara resmi di acara itu.

"Kami tidak dapat berkompromi dengan [Partai] Demokrat yang memiliki visi berbeda dan tidak sesuai untuk masa depan kami,” kata Ketua GOP Texas, Matt Rinaldi, pada acara tersebut, seperti dikutip Times of Israel, Rabu (29/6/2022).

“Kita harus menjadi partai konservatif yang berani dan tidak menyesal, siap menyerang dan memenangkan perjuangan untuk negara kita.”

Nasib Palestina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved