Keberatan Dicabut, Turki Restui Finlandia dan Swedia Jadi Anggota NATO
Rabu, 29 Juni 2022 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Negara-negara Nordik mengatakan mereka mengkonfirmasi bahwa PKK adalah organisasi terlarang dan, dalam konsesi utama, tidak akan memberikan dukungan kepada partai Persatuan Demokratik Kurdi Suriah (PYD) dan kelompok Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang telah aktif di memerangi ISIS di Suriah.
Finlandia dan Swedia menegaskan dalam kesepakatan itu tidak ada embargo senjata nasional yang berkaitan dengan penjualan ke Turki dan ketiga negara mengatakan mereka akan bekerja sama dalam permintaan ekstradisi.
Swedia adalah rumah bagi 100.000 pengungsi Kurdi dan Turki telah menyerukan ekstradisi individu yang dikatakan terkait dengan PKK atau YPG Suriah.
Stoltenberg mengatakan Finlandia dan Swedia telah sepakat untuk mengubah lebih lanjut undang-undang domestik mereka untuk memberi Turki jaminan anti-teror yang telah dicarinya, dan akan menindak kegiatan PKK dan memasuki perjanjian dengan Turki tentang ekstradisi.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengucapkan selamat kepada tiga negara karena mengamankan kesepakatan, yang ia gambarkan sebagai langkah penting menuju undangan NATO ke Finlandia dan Swedia, yang akan memperkuat aliansi dan meningkatkan keamanan kolektif.
Baca juga: NATO Tambah Jumlah Pasukan Reaksi Cepat hingga 300 Ribu Personel
Boris Johnson juga menyambut pengumuman itu.
“Berita fantastis saat kami memulai KTT NATO. Keanggotaan Swedia dan Finlandia akan membuat aliansi brilian kita lebih kuat dan lebih aman,” tweetnya.
Finlandia dan Swedia menegaskan dalam kesepakatan itu tidak ada embargo senjata nasional yang berkaitan dengan penjualan ke Turki dan ketiga negara mengatakan mereka akan bekerja sama dalam permintaan ekstradisi.
Swedia adalah rumah bagi 100.000 pengungsi Kurdi dan Turki telah menyerukan ekstradisi individu yang dikatakan terkait dengan PKK atau YPG Suriah.
Stoltenberg mengatakan Finlandia dan Swedia telah sepakat untuk mengubah lebih lanjut undang-undang domestik mereka untuk memberi Turki jaminan anti-teror yang telah dicarinya, dan akan menindak kegiatan PKK dan memasuki perjanjian dengan Turki tentang ekstradisi.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengucapkan selamat kepada tiga negara karena mengamankan kesepakatan, yang ia gambarkan sebagai langkah penting menuju undangan NATO ke Finlandia dan Swedia, yang akan memperkuat aliansi dan meningkatkan keamanan kolektif.
Baca juga: NATO Tambah Jumlah Pasukan Reaksi Cepat hingga 300 Ribu Personel
Boris Johnson juga menyambut pengumuman itu.
“Berita fantastis saat kami memulai KTT NATO. Keanggotaan Swedia dan Finlandia akan membuat aliansi brilian kita lebih kuat dan lebih aman,” tweetnya.
(ian)
Lihat Juga :