Jepang Ikut Terapkan Sanksi pada Rusia, Moskow Janji Akan Membalas
Selasa, 28 Juni 2022 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
"Tentu saja, peningkatan kebijakan permusuhan terhadap Rusia seperti itu akan diperhitungkan oleh kami dalam pendekatan kami di masa depan terhadap Jepang dan tidak akan dibiarkan begitu saja," tambahnya.
Baca: Menteri Pertahanan Jepang Kecam Tetangga Nuklir yang Abaikan Aturan
Rusia telah menanggapi sanksi Barat dengan serangkaian langkah balas dendam, termasuk larangan masuk bagi jurnalis, politisi dan tokoh bisnis dari Amerika Serikat, Inggris dan Kanada.
Sebelumnya, di awal bulan lalu, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan tidak dapat menerima keputusan Moskow untuk melarang dia dan 62 warga negara Jepang lainnya masuk ke Rusia.
Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya mengumumkan sanksi terhadap 63 pejabat, jurnalis, dan profesor Jepang karena terlibat dalam "retorika yang tidak dapat diterima" terhadap Moskow.
Keputusan itu diambil setelah Jepang menjatuhkan sanksi terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pemimpin politik dan bisnis lainnya atas invasi ke Ukraina. Moskow menyebut tindakannya di sana sebagai "operasi militer khusus".
Baca: Menteri Pertahanan Jepang Kecam Tetangga Nuklir yang Abaikan Aturan
Rusia telah menanggapi sanksi Barat dengan serangkaian langkah balas dendam, termasuk larangan masuk bagi jurnalis, politisi dan tokoh bisnis dari Amerika Serikat, Inggris dan Kanada.
Sebelumnya, di awal bulan lalu, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan tidak dapat menerima keputusan Moskow untuk melarang dia dan 62 warga negara Jepang lainnya masuk ke Rusia.
Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya mengumumkan sanksi terhadap 63 pejabat, jurnalis, dan profesor Jepang karena terlibat dalam "retorika yang tidak dapat diterima" terhadap Moskow.
Keputusan itu diambil setelah Jepang menjatuhkan sanksi terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pemimpin politik dan bisnis lainnya atas invasi ke Ukraina. Moskow menyebut tindakannya di sana sebagai "operasi militer khusus".
Lihat Juga :