Dituduh Lakukan Spionase, India Usir Puluhan Diplomat Pakistan

Kamis, 25 Juni 2020 - 12:59 WIB
loading...
A A A
Ketegangan ini diyakini diawali oleh penangkapan dua warga India di Islamabad. Pemerintah India meyakini warganya diculik dan dianiaya. Dua warga India itu bernama Dimu Brahms dan Selvadhas Paul. “Kami disiksa secara barbar di tangan anggota intelijen Pakistan,” kata Brahms saat tiba di India awal pekan ini.

Sejauh ini, polisi Pakistan tidak mengakui atau menyangkal tuduhan penganiayaan tersebut. Namun, mereka menyatakan Brahms dan Paul ditangkap setelah menabrak seorang pejalan kaki di tepi trotoar. Mereka hendak melarikan diri sebelum akhirnya dikejar dan ditangkap petugas yang sedang berpatroli di jalan.

Setelah diselidiki, kedua warga India itu merupakan staf diplomat Kedubes India di Islamabad. Setelah India memanggil Dubes Pakistan di New Delhi untuk memprotes penangkapan tersebut, keduanya dibebaskan tanpa syarat. Adapun korban kecelakaan dalam kondisi kritis dan dirawat secara intensif di rumah sakit. (Baca juga: Hari Ini Penusuk Wiranto Divonis di PN Jakbar)

Brahms dan Paul sempat dikabarkan hilang karena mereka seharusnya menghadiri acara pertemuan. Pencarian saksi mata juga sulit mengingat Islamabad masih terbayangi lockdown. Peristiwa itu juga terjadi tidak lama setelah dua diplomat India diusir. Karena itu, tersebar kabar di India bahwa keduanya diculik.

Perseteruan tuduhan mengirimkan mata-mata antara India dan Pakistan berlangsung cukup panjang. Keduanya terkadang mengirimkan hewan seperti merpati untuk melakukan penyadapan informasi. Tahun lalu, kedua negara nyaris berada di ambang perang setelah sengketa di wilayah Kashmir berujung ricuh. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved