Terungkap, Pangeran Charles Terima Koper Penuh Uang Tunai dari Sheikh Qatar

Senin, 27 Juni 2022 - 09:29 WIB
loading...
Terungkap, Pangeran...
Pangeran Charles, calon raja Inggris, diketahui telah menerima koper penuh uang tunai dari seroang sheikh Qatar yang kontroversial. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Pangeran Charles , calon raja Inggris, diketahui telah menerima sebuah koper berisi uang tunai €1 juta (Rp15,6 miliar) dari seorang sheikh Qatar yang kontroversial.

Itu diungkap oleh seorang mantan penasihat Pangeran Charles kepada Sunday Times of London, pada hari Minggu (27/6/2022).

Menurut laporan tersebut, koper itu adalah salah satu dari tiga lot uang tunai—dengan total €3 juta—yang diterima Pangeran Charles secara pribadi antara 2011 hingga 2015.

Sang pemberi uang tunai, lanjut laporan tersebut, adalah Sheikh Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani, mantan perdana menteri Qatar yang dijuluki "HBJ".

Pada satu kesempatan, Sheikh Hamad (62) menghadiahkan Pangeran Charles dengan €1 juta, yang dilaporkan dimasukkan ke dalam koper di Fortnum & Mason, department store mewah yang memiliki piagam kerajaan untuk menyediakan bahan makanan dan teh untuk sang pangeran.

Baca juga: Pidato Penuh Emosional, Pangeran Charles Sebut Ratu Elizabeth Ibu

Di sisi lain, Charles (73), menerima koper berisi €1 juta selama pertemuan pribadi di Clarence House pada tahun 2015.

“Semua orang merasa sangat tidak nyaman dengan situasi ini,” kata mantan penasihat Prince of Wales tersebut, yang menolak untuk diidentifikasi.

"Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah menghitung uang dan membuat catatan bersama tentang apa yang telah kami lakukan," ujarnya. "Dan kemudian menghubungi bank."

Belum jelas imbalan apa yang diberikan kepada Sheikh Hamad.

Uang dalam jumlah besar itu dilaporkan disimpan ke Prince of Wales’s Charitable Fund (PWCF), sebuah entitas pemberi hibah yang diam-diam membiayai proyek-proyek kesayangan sang pangeran—dan digunakan untuk membayar tagihan di tanah pedesaannya di Skotlandia.

"Badan amal itu melakukan tata kelola yang sesuai dan meyakinkan kami bahwa semua proses yang benar telah diikuti," kata pihak juru bicara Clarence House.

Tetapi pengungkapan itu memicu pembicaraan tentang "budaya akses tunai" di sekitar Pangeran Charles—datang hanya beberapa bulan setelah ajudan lamanya, Michael Fawcett, dipecat dari badan amal di tengah tuduhan bahwa dia menggunakan posisinya untuk membantu seorang miliarder Arab Saudi menerima "visa emas" dan gelar kehormatan kerajaan yang tinggi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
5 Kolonel Terima Tanda...
5 Kolonel Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha dari Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved