Jenderal Rusia Sekutu Putin: London yang Pertama Dibom dalam Perang Dunia III!

Sabtu, 25 Juni 2022 - 09:30 WIB
loading...
A A A
“Jika Anda melihat peta, itu akan menjadi kesalahan besar dari pihak kami untuk membuat koridor hanya berakhir dengan pasukan NATO di kanan dan kiri," paparnya.

“Dan kita juga perlu menarik Belarusia ke dalam ini. Mari kita lihat peta," imbuh dia.

Strateginya adalah mengembalikan Ibu Kota Lithuania ke identitas sebelumnya sebagai Vilno, dan Ibu Kota Estonia; Tallinn, kembali ke identitas tsarnya sebagai Reval.

“Kami dengan tenang membalikkan Vilnius menjadi Vilno, ingatkan diri kami apa itu Reval [nama tsar untuk Tallinn], dan bebaskan sayap kanan Baltik, jadi kami tidak khawatir kami bisa dipukul dari belakang,” katanya.

“Dari sudut pandang militer, tidak mungkin mendapatkan koridor yang jelas [melalui Lithuania],” katanya.

“Tetapi jika Barat memutuskan untuk memblokir wilayah Kaliningrad, keputusan untuk melakukan operasi strategis untuk membuka blokir akan diambil."

“Tetapi sebagai seorang prajurit, saya mengerti dengan jelas bahwa tidak ada yang akan repot hanya dengan membuat koridor," paparnya.

“Jika kami mulai bekerja, kami akan bekerja dengan baik. Semuanya akan dibersihkan keluar, karena mengapa meninggalkan musuh di belakang Anda?”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved