Ukraina Serang Anjungan Minyak Laut Hitam yang Jadi Basis Pasukan Rusia

Rabu, 22 Juni 2022 - 11:45 WIB
loading...
Ukraina Serang Anjungan...
Ukraina Serang Anjungan Minyak Laut Hitam yang Jadi Basis Pasukan Rusia. FOTO/TASS
A A A
KIEV - Ukraina mengakui telah menyerang sebuah anjungan pengeboran minyak di Laut Hitam . Ukraina menyatakan, anjungan minyak itu digunakan oleh pasukan Rusia sebagai instalasi militer.

Serangan yang terjadi pada Senin (20/6/2022), adalah serangan pertama terhadap infrastruktur energi lepas pantai di Krimea sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari. Serangan itu menargetkan anjungan pengeboran minyak dengan empat menara. Anjungan tersebut berlokasi sekitar 70 kilometer dari semenanjung Krimea yang dicaplok Rusia.

Baca: 6 Kapal Perang Rusia di Laut Hitam, Ukraina di Bawah Ancaman Serangan Rudal Besar-besaran

“Di menara-menara itu, Rusia telah mengorganisir garnisun kecil dan menyimpan peralatan untuk pertahanan udara, perang radar, dan pengintaian,” kata Sergiy Bratchuk dari administrasi militer regional Odessa mengatakan pada briefing online.

"Mereka sedang diubah menjadi titik-titik benteng yang membantu Rusia mencapai kendali penuh atas bagian barat laut Laut Hitam," lanjut Bratchuk, yang pernyataannya dikutip oleh Interfax Ukraina.

Sementara Sergey Aksyonov, kepala Krimea yang dicaplok Rusia, pada Senin menuduh Ukraina menembaki anjungan pengeboran minyak Laut Hitam di lepas semenanjung itu. Serangan ini menyebabkan tiga orang terluka dan tujuh lainnya hilang. Senator Rusia untuk Krimea Olga Kovitidi kemudian mengatakan dua platform lain juga terkena.

Baca: Ukraina: Rudal Harpoon AS Hancurkan Kapal Rusia di Laut Hitam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Berita Terkini
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved