Ukraina Siap Bertarung dengan Sekop jika Tak Ada Senjata Barat
Senin, 20 Juni 2022 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Kuleba mengatakan artileri Rusia mengalahkan Ukraina di Donbass 15 banding 1, mirip pernyataan yang dibuat beberapa pejabat senior Ukraina akhir-akhir ini.
“Kiev tidak bisa menang dengan ketidakseimbangan kekuatan seperti itu,” ungkap menteri luar negeri Ukraina itu.
“Politisi Barat, yang percaya Kiev harus membuat konsesi ke Rusia dan setuju menyelesaikan konflik dengan perjanjian damai karena situasi yang mengerikan di medan perang, salah,” papar Kuleba.
Ukraina memiliki beberapa persediaan militer terbesar di antara bekas republik Soviet ketika Uni Soviet bubar.
Sekarang Ukraina dikatakan kehilangan hingga setengah dari senjata beratnya saat berperang melawan Rusia dan sekutunya di Donbass.
Kiev telah memohon kepada Barat untuk mengirimkan senjata artileri, tank, dan jet tempur, tetapi hanya menerima sebagian kecil dari apa yang mereka minta.
Sekutu Ukraina mengatakan mereka khawatir Moskow dapat menganggap pengiriman senjata sebagai eskalasi yang serius, dan Moskow mungkin menganggap pemasok sebagai bagian dari permusuhan, klaim pejabat Barat.
Moskow memperingatkan setiap bantuan militer yang diberikan ke Ukraina meningkatkan dan memperpanjang konflik.
“Kiev tidak bisa menang dengan ketidakseimbangan kekuatan seperti itu,” ungkap menteri luar negeri Ukraina itu.
“Politisi Barat, yang percaya Kiev harus membuat konsesi ke Rusia dan setuju menyelesaikan konflik dengan perjanjian damai karena situasi yang mengerikan di medan perang, salah,” papar Kuleba.
Ukraina memiliki beberapa persediaan militer terbesar di antara bekas republik Soviet ketika Uni Soviet bubar.
Sekarang Ukraina dikatakan kehilangan hingga setengah dari senjata beratnya saat berperang melawan Rusia dan sekutunya di Donbass.
Kiev telah memohon kepada Barat untuk mengirimkan senjata artileri, tank, dan jet tempur, tetapi hanya menerima sebagian kecil dari apa yang mereka minta.
Sekutu Ukraina mengatakan mereka khawatir Moskow dapat menganggap pengiriman senjata sebagai eskalasi yang serius, dan Moskow mungkin menganggap pemasok sebagai bagian dari permusuhan, klaim pejabat Barat.
Moskow memperingatkan setiap bantuan militer yang diberikan ke Ukraina meningkatkan dan memperpanjang konflik.
Lihat Juga :