Rusia Rilis Video Warga AS yang Ditangkap, Ini Reaksi Orang Tua

Sabtu, 18 Juni 2022 - 21:41 WIB
loading...
Rusia Rilis Video Warga...
Lois Drueke bersama putranya, veteran militer AS yang ditangkap Rusia, Alexander Drueke. Foto/The Guardain
A A A
WASHINGTON - Ibu salah satu dari dua veteran militer Amerika Serikat (AS) yang dilaporkan ditahan oleh pasukan Rusia atau pro-Rusia mengatakan kepada CBS News bahwa gambar media Rusia yang dirilis tampaknya adalah putranya.

"Tidak salah lagi di bawah tekanan, tapi syukurlah mereka masih hidup," kata Bunny Drueke, ibu Alex Drueke, kepada koresponden CBS News seperti dikutip dari stasiun televisi yang berbasis di AS itu, Sabtu (18/6/2022).

Drueke dan Andy Huynh, yang dilaporkan berada dalam tahanan Rusia, keduanya adalah mantan militer dari Alabama dan bertempur dalam satu skuadron tentara asing bersama tentara Ukraina.

Video yang dirilis adalah gambar pertama yang dilihat siapa pun dari mereka sejak keduanya menghilang seminggu yang lalu di Ukraina Timur. Meskipun video tersebut belum diverifikasi, Bunny mengatakan bahwa melihatnya telah membuatnya lega.

"Saya lega dia tidak terlihat seperti dipukuli atau dianiaya. Itu sangat membesarkan hati saya," ucap Bunny.

Baca juga: Wartawan Rusia Rilis Video Tentara Bayaran AS yang Ditangkap Dekat Kharkov

Salah satu anggota skuadron mereka mengatakan kepada CBS News bahwa mereka semua hampir terbunuh oleh kendaraan Rusia, ketika Drueke dan Huynh menghancurkannya dengan granat berpeluncur roket, menyelamatkan nyawa mereka minggu lalu.

Joy Black, tunangan Huynh, berbicara kepada CBS News tentang informasi terakhir yang diketahui tentang Huynh.

"Mereka melewatkan titik pertemuan mereka dan itu terjadi beberapa hari sebelumnya. Mereka telah pergi dan mencari, mereka tidak menemukan apa-apa. Dan kemudian saya menemukan bahwa mereka telah melakukan pencarian drone dan masih tidak menemukan apa-apa, tidak ada jejak," ungkap Black.

Kremlin mengatakan tidak tahu apa-apa tentang warga Amerika yang ditahan oleh Rusia. Tetapi selama segmen televisi, pembawa acara di video media pemerintah Rusia terdengar mengejek keluarga ketika gambar keduanya muncul di latar belakang.

"Mereka pergi ke Ukraina untuk membunuh orang Rusia," katanya. "Tapi akhirnya ditangkap oleh orang Rusia yang sama," kata pembawa acara televisi Rusia dalam salah satu siarannya.

Baca juga: Pejuang AS Hilang dalam Perang, Biden: Warga Amerika Seharusnya Tidak ke Ukraina

Ukraina memasuki bulan keempat dalam perang mereka menghadapi Rusia dan bahwa ada laporan seorang tentara asing asal Amerika kembali hilang di garis depan.

Pensiunan Kapten Marinir Grady Kurpasi, seorang veteran 20 tahun, dilaporkan menghilang setelah menerima tembakan senjata ringan di wilayah Kherson.

Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan orang Amerika untuk menjauh dari Ukraina dan mengatakan bahwa AS tidak tahu di mana Drueke serta Huynh berada.

Media Rusia mengatakan bahwa orang Amerika yang datang ke Ukraina untuk membantu berperang dalam perang akan diperlakukan sebagai tentara bayaran, dan tidak sesuai dengan perlindungan Konvensi Jenewa.

Baca juga: AS Pantau Laporan Warganya Ditangkap Rusia di Ukraina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Berita Terkini
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved