Mantan Jubir Partai Berkuasa India Penghina Nabi Muhammad Kini Menghilang

Sabtu, 18 Juni 2022 - 05:30 WIB
loading...
Mantan Jubir Partai...
Mantan juru bicara (jubir) BJP Nupur Sharma. Foto/twitter
A A A
NEW DELHI - Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India telah menskors juru bicara (jubir) Nupur Sharma pada 5 Juni 2022 atas pernyataannya yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW.

Sejumlah negara di dunia sejak itu mengutuk komentarnya, yang juga memicu protes keras dari komunitas Muslim India di beberapa negara bagian.

Menurut laporan media pada Jumat (17/6/2022), Nupur Sharma telah menghilang, mengutip sumber di pemerintah negara bagian Maharashtra.

Baca juga: Tunangan Khashoggi Peringatkan Biden: Jangan Letakkan Minyak di Atas Prinsip

Sharma telah dipanggil Kepolisian Mumbai untuk hadir pada 25 Juni untuk menghadapi tuduhan menyakiti perasaan agama, mempromosikan permusuhan dan menyebabkan kerusakan publik terkait dengan komentarnya yang mempertanyakan tentang Nabi Muhammad.

Baca juga: Putin: Era Dunia Unipolar telah Berakhir Meski Berbagai Upaya Melestarikannya

Pihak berwenang dilaporkan telah mencarinya selama empat hari terakhir tanpa hasil.

Sharma sebelumnya melaporkan bahwa dia dan keluarganya menerima ancaman pembunuhan atas pernyataannya.

Baca juga: Kremlin: Barat Belum Hadapi yang Terburuk dalam Menghadapi Rusia

Dia meminta pada saat itu agar media berhenti menerbitkan berita tentang kasusnya itu.

Penyelidikan polisi terhadap Sharma dibuka pada 12 Juni menyusul permintaan dari Akademi Raza, organisasi pendidikan dan budaya Islam.

Polisi mengklaim memiliki cukup bukti untuk mendakwa mantan politisi tersebut, sementara kepolisian lainnya juga melakukan penyelidikan independen.

Pada 26 Mei 2022, Sharma membuat komentar menghina tentang Nabi Muhammad saat berpartisipasi dalam debat televisi.

Debat itu membahas perselisihan yang sedang berlangsung terkait dengan masjid berusia berabad-abad di kota Varanasi di negara bagian Uttar Pradesh.

Setelah India menghadapi kecaman dari negara-negara Teluk, BJP menangguhkan Sharma dan mengeluarkan pernyataan yang mengklarifikasi bahwa pandangannya tidak sesuai dengan sikap partai.

Mantan juru bicara BJP itu kemudian secara terbuka meminta maaf atas pernyataannya. Dia menyatakan niatnya tidak ditujukan untuk menyakiti perasaan siapa pun.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved