Zelensky: Status Kandidat UE Ukraina Dapat Perkuat Kebebasan di Eropa
Jum'at, 17 Juni 2022 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Hanya empat hari setelah Rusia melancarkan perang terhadap Ukraina pada 24 Februari, Zelensky secara resmi menandatangani permintaan negaranya untuk bergabung dengan UE. Tetapi, negara-negara utama Eropa telah memperingatkan bahwa permohonan keanggotaan bisa memakan waktu bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun.
Baca: Kanselir Jerman Bersumpah Akan Terus Bantu Ukraina
“Kami berempat mendukung pemberian segera status kandidat UE untuk Ukraina,” kata Macron, dan berjanji untuk terus mengirim senjata untuk membantu upaya perang Ukraina.
“Kami datang ke Kiev hari ini dengan pesan yang jelas: Ukraina milik keluarga Eropa. Jerman menginginkan keputusan positif yang mendukung Ukraina sebagai negara kandidat Uni Eropa,” kata Scholz.
Sementara Draghi mengatakan, "pesan terpenting dari kunjungan kami adalah bahwa Italia menginginkan Ukraina di UE, ingin memiliki status kandidat dan akan mempertahankan posisi ini di Dewan Eropa mendatang."
Zelensky menyambut baik janji dari para pemimpin yang berkunjung. “Kami mengharapkan pasokan baru, terutama senjata berat, artileri roket modern, sistem pertahanan rudal dan banyak lagi,” lanjutnya.
Baca: Kanselir Jerman Bersumpah Akan Terus Bantu Ukraina
“Kami berempat mendukung pemberian segera status kandidat UE untuk Ukraina,” kata Macron, dan berjanji untuk terus mengirim senjata untuk membantu upaya perang Ukraina.
“Kami datang ke Kiev hari ini dengan pesan yang jelas: Ukraina milik keluarga Eropa. Jerman menginginkan keputusan positif yang mendukung Ukraina sebagai negara kandidat Uni Eropa,” kata Scholz.
Sementara Draghi mengatakan, "pesan terpenting dari kunjungan kami adalah bahwa Italia menginginkan Ukraina di UE, ingin memiliki status kandidat dan akan mempertahankan posisi ini di Dewan Eropa mendatang."
Zelensky menyambut baik janji dari para pemimpin yang berkunjung. “Kami mengharapkan pasokan baru, terutama senjata berat, artileri roket modern, sistem pertahanan rudal dan banyak lagi,” lanjutnya.
Lihat Juga :