3 Negara di Dunia yang Pernah Memaksa Warga Muslimnya untuk Murtad

Kamis, 16 Juni 2022 - 16:35 WIB
loading...
3 Negara di Dunia yang...
Pembeli mencoba tutup kepala khas Uighur yang dijual di kios warga di International Grand Bazaar, Urumqi, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China, 2 Mei 2019. Foto/cnsphoto
A A A
BEIJING - Dalam pengertiannya, murtad bisa diartikan sebagai prilaku seorang muslim yang keluar dari agama Islam. Penyebab orang memilih untuk murtad pun beragam.

Mulai dari keyakinannya berganti secara sukarela atau adanya paksaan dari pihak tertentu.

Dalam sejarahnya, peradaban Islam sejak dulu telah merambah dan tersebar di negara-negara dunia. Bahkan, beberapa diantaranya pernah menjadi penguasa di wilayah tersebut.

Kebebasan dalam memilih agama terkadang tidak sesuai dengan pelaksanaannya. Karena tercatat ada beberapa kali kejadian ketika sebuah kelompok tertentu dipaksa untuk mengikuti kepercayaan atau agama lain.

Berikut beberapa negara di dunia yang pernah memaksa warga muslimnya untuk murtad.

1. Spanyol-Muslim Andalusia

Dalam sejarahnya, Kerajaan Andalusia pernah membangun peradaban muslim di Spanyol. Sayangnya, setelah penaklukan Spanyol oleh raja-raja Katolik sekitar abad ke-11 hingga 15, muslim di Spanyol menjadi terpinggirkan.

Dikutip dari situs Egypt Today, setelah berhasil menaklukan Granada, Raja Spanyol yang baru memiliki rencana.

Pada Maret 1492, dia menandatangani sebuah dekrit yang secara efektif memaksa orang Yahudi keluar dari negaranya.

Kebijakannya terhadap umat Islam pun tidak jauh berbeda. Pada tahun tersebut tercatat ada sekitar 500.000 muslim di seluruh Spanyol.

Dalam hal ini, Gereja Katolik membuat pilihan untuk memaksa mereka pindah ke agama Kristen.

Cara pertama dilakukan dengan penyuapan. Pendakwah muslim diberikan uang, hadiah, tanah agar mereka bersedia mempengaruhi orang muslim lainnya. Namun, cara ini diketahui gagal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved