Perekonomian New York Menggeliat, Dunia Masuki New Normal
Rabu, 24 Juni 2020 - 12:09 WIB
loading...
A
A
A
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganggap tingkat penularan meningkat di atas 5% dan hal itu menjadi perhatian. Data jumlah kasus korona di Universitas Johns Hopkins menunjukkan terjadi peningkatan dalam satu pekan terakhir. Di AS, peningkatan kasus korona mencapai rata-rata 4%, dengan level paling tinggi di Arizona mencapai 20%, Florida dan Utah pada tataran 11%, serta Texas 10%. Khusus di Texas, terjadi peningkatan kasus baru mencapai 5.000 orang setiap hari. (Baca: India Bentrok dengan China, Rusia Percepat Pengiriman S-400 ke New Delhi)
New York City sudah memasuki fase dua dengan rencana pembukaan kembali urat nadi perekonomian. Restoran dan bar kembali dibuka serta menerima tamu. Salon dibuka kembali pertama kalinya sejak ditutup pertengahan Maret. Banyak orang harus rela mengantre untuk memesan pelayanan di salon. Tempat bermain juga dibuka kembali pada Senin lalu di New York City.
![Perekonomian New York Menggeliat, Dunia Masuki New Normal]()
Banyak warga New York masih rela mengantre di toko kue yang sebagian besar mengenakan masker. “Saya merasa kehidupan saya kembali dimulai secara normal. Saya hanya perlu duduk dan menikmati kopi,” kata Arden Katine, 34, seorang guru di New York.
Munculnya kembali peningkatan infeksi virus corona membuat kekhawatiran tersendiri bagi Gubernur New York Andrew Cuomo. “Kita akan membatasi orang yang pernah pergi dari Arizona dan Florida,” katanya.
New York City sudah memasuki fase dua dengan rencana pembukaan kembali urat nadi perekonomian. Restoran dan bar kembali dibuka serta menerima tamu. Salon dibuka kembali pertama kalinya sejak ditutup pertengahan Maret. Banyak orang harus rela mengantre untuk memesan pelayanan di salon. Tempat bermain juga dibuka kembali pada Senin lalu di New York City.

Banyak warga New York masih rela mengantre di toko kue yang sebagian besar mengenakan masker. “Saya merasa kehidupan saya kembali dimulai secara normal. Saya hanya perlu duduk dan menikmati kopi,” kata Arden Katine, 34, seorang guru di New York.
Munculnya kembali peningkatan infeksi virus corona membuat kekhawatiran tersendiri bagi Gubernur New York Andrew Cuomo. “Kita akan membatasi orang yang pernah pergi dari Arizona dan Florida,” katanya.
Lihat Juga :