Pemimpin Kelompok Muslim India Imbau Pengikutnya Hindari Aksi Protes

Selasa, 14 Juni 2022 - 04:00 WIB
loading...
A A A
Partai tersebut menangguhkan keduanya dan mengatakan bahwa mereka mengecam penghinaan terhadap agama apa pun, dan polisi juga telah mengajukan kasus terhadap keduanya. Tetapi, langkah itu tidak menghentikan kemarahan umat Islam India yang memutuskan turun ke jalan sebagai sikap protes.

Baca: India Sangat Tegang, 400 Muslim Ditangkap dalam Protes Penghinaan Nabi Muhammad

Polisi menangkap setidaknya 400 tersangka perusuh selama kerusuhan di beberapa negara bagian dan jam malam diberlakukan dan layanan Internet dihentikan di beberapa tempat. Banyak Muslim di India telah mempertanyakan tempat mereka dalam masyarakat sejak Modi berkuasa pada tahun 2014.

Kritikus mengatakan, BJP-nya telah mengejar garis konfrontatif, mempromosikan gagasan bahwa India adalah negara Hindu dan dibulatkan pada lawan "anti-nasional", yang dilihat banyak Muslim sebagai upaya untuk meminggirkan mereka, sebuah komunitas yang membentuk 13 persen dari miliaran India. ditambah populasi.

Sementara itu, pihak berwenang di negara bagian utara Uttar Pradesh pada akhir pekan lalu menghancurkan rumah seorang pria Muslim yang terkait dengan kerusuhan tersebut. Pembongkaran ini menuai kecaman dari pemerintah negara bagian, yang dipimpin oleh BJP, dari para ahli konstitusi dan kelompok hak asasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
Microdrama China Time...
Microdrama China Time Traveling Terbaru di V+Short, Prince's Rules Broken?! Wajib Masuk Watchlist
Penyidik Polri Datangi...
Penyidik Polri Datangi Gedung Pidsus Kejagung, Bawa Koper Besar
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
Pola Kelompok Anarko...
Pola Kelompok Anarko yang Bikin Rusuh saat Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved