Protes Anti-Lockdown di AS Didukung Konglomerat

Sabtu, 25 April 2020 - 23:37 WIB
loading...
A A A
Keluarga DeVos juga termasuk Eric Prince, mantan petinggi Angkatan Laut AS yang mendirikan perusahaan kontraktor keamanan Blackwater USA yang terkenal dengan tentara yang disewa untuk melakukan sejumlah pekerjaan di Irak.

"Jadi, saya pikir demonstrasi ini tidak boleh dibaca sama seperti menentang karantina. Saya pikir apa yang sebenarnya mereka lakukan adalah menentang apa yang dibuat oleh para pemrotes untuk dianggap sebagai inisiatif demokratis, inisiatif sosialis atau bahkan inisiatif komunis, kata pengamat dari Hobart and William Smith, Jodi Dean, seperti dilansir Sputnik.

“Ini sedang dimobilisasi, karena orang-orang merasakan tekanan akan perlunya dukungan nasional yang kuat untuk rumah tangga dan keluarga dan orang-orang yang kehilangan pekerjaan dan menjadi sakit karenanya. Jadi, saya pikir ini adalah taktik sayap kanan, dan ini adalah taktik yang dimiliki para miliarder untuk memberikan tekanan sebelum Kongres kembali," sambungnya.

Menurut Dean, salah satu alasan ada begitu banyak dukungan untuk sosialisme dari milenium bukan hanya karena kehidupan mereka telah hancur oleh ketidaksetaraan kapitalisme, tetapi karena mereka telah tumbuh di masa ketika segala sesuatu yang dapat mendukung kehidupan mereka, telah secara luas dijelekkan sebagai sosialis dan komunis.

"Mungkin itu terjadi pada beberapa orang, retorika mengubah mereka melawan keadilan atau kesehatan dan keselamatan, tetapi saya pikir bagi banyak orang, itu akan menjadi kebalikannya, dan itu akan menjadi bumerang," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved