Libatkan 2 Kapal Induk dan Jet F-35, Latihan Valiant Shield 22 AS Warning bagi China
Kamis, 09 Juni 2022 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
Secara total, Valiant Shield 22 mencakup 15 kapal perang permukaan, lebih dari 200 pesawat tempur, pesawat serang, pesawat pengintai, dan pendukung pesawat sayap tetap dan sayap putar, serta sekitar 13.000 tentara dari Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Darat, Korps Marinir, dan Pasukan Luar Angkasa.
“VS22 adalah latihan lapangan dua tahunan (FTX) khusus AS yang berfokus pada integrasi pelatihan bersama dalam lingkungan multi-domain," kata Armada 7 Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan yang dikutip Kamis (9/6/2022).
"Pelatihan ini membangun kemahiran dunia nyata dalam mempertahankan kekuatan gabungan melalui pendeteksian, penempatan, pelacakan, dan keterlibatan unit di laut, di udara, di darat, dan di dunia maya dalam menanggapi berbagai area misi," lanjut pernyataan tersebut.
"Latihan seperti VS22 memungkinkan pasukan di seluruh Indo-Pasifik kesempatan untuk mengintegrasikan Angkatan Laut, Korps Marinir, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Pasukan Luar Angkasa, dan Operasi Khusus untuk berlatih dalam efek multi-sumbu, multi-domain yang tepat, mematikan, dan luar biasa yang menunjukkan kekuatan dan keserbagunaan Pasukan Gabungan,” imbuh Armada 7.
Selain dua kapal induk, kapal pendarat amfibi USS Tripoli, Pasukan Ekspedisi Marinir I dan III, Sayap ke-36 Angkatan Udara, dan Komando Pertahanan Udara dan Rudal Angkatan Darat (AAMDC) ke-94 juga berpartisipasi dalam latihan tersebut.
Latihan Valiant Shield pertama kali dimulai pada tahun 2006, dan ini adalah iterasi kesembilan dari latihan skala besar.
“VS22 adalah latihan lapangan dua tahunan (FTX) khusus AS yang berfokus pada integrasi pelatihan bersama dalam lingkungan multi-domain," kata Armada 7 Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan yang dikutip Kamis (9/6/2022).
"Pelatihan ini membangun kemahiran dunia nyata dalam mempertahankan kekuatan gabungan melalui pendeteksian, penempatan, pelacakan, dan keterlibatan unit di laut, di udara, di darat, dan di dunia maya dalam menanggapi berbagai area misi," lanjut pernyataan tersebut.
"Latihan seperti VS22 memungkinkan pasukan di seluruh Indo-Pasifik kesempatan untuk mengintegrasikan Angkatan Laut, Korps Marinir, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Pasukan Luar Angkasa, dan Operasi Khusus untuk berlatih dalam efek multi-sumbu, multi-domain yang tepat, mematikan, dan luar biasa yang menunjukkan kekuatan dan keserbagunaan Pasukan Gabungan,” imbuh Armada 7.
Selain dua kapal induk, kapal pendarat amfibi USS Tripoli, Pasukan Ekspedisi Marinir I dan III, Sayap ke-36 Angkatan Udara, dan Komando Pertahanan Udara dan Rudal Angkatan Darat (AAMDC) ke-94 juga berpartisipasi dalam latihan tersebut.
Latihan Valiant Shield pertama kali dimulai pada tahun 2006, dan ini adalah iterasi kesembilan dari latihan skala besar.
Lihat Juga :