Ukraina Melarang Novel War and Peace Karya Leo Tolstoy Diajarkan di Sekolah, Ini Alasannya

Rabu, 08 Juni 2022 - 13:39 WIB
loading...
Ukraina Melarang Novel...
Novel berjudul War and Peace karya Leo Tolstoy. Foto/biblio.com
A A A
KIEV - Novel berjudul War and Peace karya Leo Tolstoy dan karya-karya lain yang dianggap memuja militer Rusia tidak akan lagi diajarkan di sekolah-sekolah Ukraina.

Keputusan itu diumumkan Kementerian Pendidikan Ukraina pada Selasa (7/6/2022).

Mahakarya Tolstoy yang diakui secara internasional itu bergabung dengan buku-buku klasik Rusia lainnya yang dilarang di Ukraina jauh sebelum konflik saat ini.

Baca juga: Rusia akan Perluas Definisi Pengkhianatan, Ini Rincian Hukumannya

“Semua ini akan sepenuhnya dikecualikan dari literatur asing,” papar Wakil Menteri Pendidikan Pertama Ukraina Andrey Vitrenko dalam wawancara dengan saluran TV Ukraina 24.

Baca juga: AS Menang Kasus Penyitaan Superyacht Rusia di Fiji, Langsung Dibawa Berlayar

Dia menambahkan, “Jadi, misalnya, ‘War and Peace’, ini tidak akan dipelajari lagi di Ukraina.”

Baca juga: Untung Besar dari Perang, Polandia Ekspor Senjata Senilai Rp9 Triliun ke Ukraina

“Kementerian Pendidikan masih mengerjakan daftar akhir karya-karya para penulis Rusia yang akan dikeluarkan dari kurikulum,” ujar Vitrenko.

Komentarnya mengikuti pengumuman bulan lalu oleh Kementerian Kebudayaan dan Kebijakan Informasi Ukraina bahwa karya sastra yang "mempromosikan propaganda Rusia" akan dihapus dari perpustakaan Ukraina dan digantikan oleh buku-buku Ukraina.

“Propaganda adalah senjata yang berbahaya. Kebohongan Rusia adalah racun di sekitar hari ini,” ujar Wakil Menteri Larisa Petasyuk di Facebook saat itu.

Catatan Tolstoy yang luas tentang Kekaisaran Rusia selama perang Napoleon awalnya diterbitkan dalam bentuk serial antara tahun 1865 dan 1867.

Dalam artikel tahun 1880 di majalah Prancis, novelis Rusia Ivan Turgenev menyebutnya, "Salah satu buku paling luar biasa di zaman kita dan karya besar seorang penulis hebat yang menggambarkan Rusia sejati dan nyata."

Sejak itu, novel tersebut telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dunia dan diadaptasi untuk TV dan layar perak pada lebih dari satu kesempatan, terakhir pada 2016.

Kiev telah melarang karya seni dan pengajaran bahasa Rusia jauh sebelum konflik saat ini.

Pada Maret 2019, pemerintah Ukraina melarang sekitar 40 karya seni karena menyebut bisnis Rusia, seniman, jejaring sosial, portal internet, Uni Soviet, atau tokoh politik Soviet.

Di antara karya-karya yang dilarang pada kesempatan itu adalah novel Mikhail Bulgakov “The Master and Margarita” yang juga telah disensor di Uni Soviet.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved