AS Menang Kasus Penyitaan Superyacht Rusia di Fiji, Langsung Dibawa Berlayar
Rabu, 08 Juni 2022 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara Departemen Kehakiman AS Anthony Coley mengatakan di Twitter bahwa superyacht itu telah berlayar ke AS di bawah bendera baru.
Dia menjelaskan, “Pihak berwenang Amerika berterima kasih kepada polisi dan jaksa di Fiji yang ketekunan dan dedikasinya terhadap supremasi hukum memungkinkan tindakan ini.”
Pada awal Mei, Departemen Kehakiman mengeluarkan pernyataan yang mengatakan Amadea telah disita di Fiji, tetapi ternyata masih terlalu dini setelah pengacara mengajukan banding.
Tidak segera jelas ke mana AS akan membawa Amadea, yang dikaitkan FBI dengan oligarki Rusia Suleiman Kerimov.
Direktur Penuntutan Umum Fiji Christopher Pryde mengatakan pertanyaan yang belum terselesaikan tentang pencucian uang dan kepemilikan Amadea perlu diputuskan di AS.
“Keputusan tersebut mengakui komitmen Fiji untuk menghormati permintaan bantuan timbal balik internasional dan kewajiban internasional Fiji,” papar Pryde.
Dalam dokumen pengadilan, FBI mengaitkan Amadea dengan keluarga Kerimov melalui dugaan penggunaan nama kode saat berada di kapal dan pembelian barang-barang seperti oven pizza dan tempat tidur spa.
Kapal yang menjadi incaran Satgas KleptoCapture, diluncurkan pada Maret lalu untuk menyita aset oligarki Rusia guna menekan Rusia agar mengakhiri perang.
Kapal sepanjang 106 meter, kira-kira sepanjang lapangan sepak bola, memiliki tangki lobster hidup, piano yang dilukis dengan tangan, kolam renang, dan helipad besar.
Pengacara Feizal Haniff yang mewakili pemilik Millemarin Investments, berpendapat pemiliknya adalah orang kaya Rusia lainnya yang tidak seperti Kerimov, tidak menghadapi sanksi.
AS mengakui dokumen tampaknya menunjukkan Eduard Khudainatov adalah pemiliknya.
Namun AS mengatakan dia juga pemilik superyacht kedua dan bahkan lebih besar, Scheherazade, yang telah dikaitkan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
AS mempertanyakan apakah Khudainatov benar-benar mampu membeli dua superyacht senilai total lebih dari USD1 miliar.
Dia menjelaskan, “Pihak berwenang Amerika berterima kasih kepada polisi dan jaksa di Fiji yang ketekunan dan dedikasinya terhadap supremasi hukum memungkinkan tindakan ini.”
Pada awal Mei, Departemen Kehakiman mengeluarkan pernyataan yang mengatakan Amadea telah disita di Fiji, tetapi ternyata masih terlalu dini setelah pengacara mengajukan banding.
Tidak segera jelas ke mana AS akan membawa Amadea, yang dikaitkan FBI dengan oligarki Rusia Suleiman Kerimov.
Direktur Penuntutan Umum Fiji Christopher Pryde mengatakan pertanyaan yang belum terselesaikan tentang pencucian uang dan kepemilikan Amadea perlu diputuskan di AS.
“Keputusan tersebut mengakui komitmen Fiji untuk menghormati permintaan bantuan timbal balik internasional dan kewajiban internasional Fiji,” papar Pryde.
Dalam dokumen pengadilan, FBI mengaitkan Amadea dengan keluarga Kerimov melalui dugaan penggunaan nama kode saat berada di kapal dan pembelian barang-barang seperti oven pizza dan tempat tidur spa.
Kapal yang menjadi incaran Satgas KleptoCapture, diluncurkan pada Maret lalu untuk menyita aset oligarki Rusia guna menekan Rusia agar mengakhiri perang.
Kapal sepanjang 106 meter, kira-kira sepanjang lapangan sepak bola, memiliki tangki lobster hidup, piano yang dilukis dengan tangan, kolam renang, dan helipad besar.
Pengacara Feizal Haniff yang mewakili pemilik Millemarin Investments, berpendapat pemiliknya adalah orang kaya Rusia lainnya yang tidak seperti Kerimov, tidak menghadapi sanksi.
AS mengakui dokumen tampaknya menunjukkan Eduard Khudainatov adalah pemiliknya.
Namun AS mengatakan dia juga pemilik superyacht kedua dan bahkan lebih besar, Scheherazade, yang telah dikaitkan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
AS mempertanyakan apakah Khudainatov benar-benar mampu membeli dua superyacht senilai total lebih dari USD1 miliar.
Lihat Juga :