Rusia akan Perluas Definisi Pengkhianatan, Ini Rincian Hukumannya

Rabu, 08 Juni 2022 - 10:54 WIB
loading...
A A A
“Untuk saat ini, kami menyarankan untuk menyetujui konsep tersebut,” papar Krasheninnikov, seraya menambahkan proposal tersebut masih memerlukan beberapa penyesuaian sebelum menjadi undang-undang.

Salah satu penulis draf tersebut, anggota parlemen Ernest Valeyev, mengatakan, “Tambahan yang relevan dengan KUHP diperlukan, karena banyak pasal yang berkaitan dengan kejahatan negara khususnya, tampaknya tertinggal di belakang tantangan zaman kita.”

“Adapun definisi 'pengkhianatan', ini harus diperluas karena pasukan kami sekarang hadir di Suriah, dan operasi militer khusus sedang berlangsung di Ukraina," ujar dia kepada Business FM.

Untuk menjadi undang-undang, RUU baru harus melewati tiga pembacaan di Duma, kemudian disetujui oleh majelis tinggi, Dewan Federasi, sebelum masuk ke meja presiden Rusia untuk ditandatangani.

Sepekan setelah dimulainya serangan Rusia di Ukraina pada akhir Februari, negara itu memperkenalkan undang-undang yang membuat distribusi “informasi palsu” tentang angkatan bersenjatanya dapat dihukum hingga 15 tahun penjara dan denda yang besar.

Kepala Komite Investigasi Rusia Alexander Bastrykin mengatakan kepada RT pada awal Mei bahwa 35 kasus kriminal diluncurkan di negara itu atas pencemaran nama baik militer selama dua bulan pertama operasi di Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved