AS Berupaya Sita 2 Jet Mewah Milik Miliarder Rusia Roman Abramovich

Selasa, 07 Juni 2022 - 14:08 WIB
loading...
A A A
Pejabat Departemen Kehakiman mengatakan mereka telah menerima dukungan kuat dari perusahaan dan organisasi serta dari negara-negara yang di masa lalu dipandang sebagai tempat yang aman untuk memarkir aset ilegal.

Abramovich yang baru-baru ini menjual sahamnya di Chelsea, klub sepak bola Liga Utama Inggris di London, adalah salah satu orang kaya Rusia yang asetnya diawasi karena pelanggaran sanksi setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Dalam menjelaskan langkah penyitaan pesawat, seorang agen FBI menulis dalam pernyataan tertulis bahwa pesawat Boeing 787-8 Dreamliner dan pesawat Gulfstream G650ER dapat disita karena dipindahkan antara 4 Maret dan 15 Maret tanpa izin, yang melanggar sanksi yang dijatuhkan terhadap Rusia.

Menurut pernyataan tertulis, Abramovich mengendalikan Gulfstream melalui serangkaian perusahaan cangkang. Pesawat itu diyakini telah berada di Moskow sejak 15 Maret.

“Boeing, sementara itu, diyakini berada di Dubai, Uni Emirat Arab, setelah penerbangan pulang pergi 4 Maret dari Dubai ke Moskow,” papar pernyataan tertulis itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved