Warga Palestina di Tepi Barat Protes Kenaikan Harga Bahan Pokok
Selasa, 07 Juni 2022 - 02:00 WIB
loading...
Warga Palestina di Tepi Barat Protes Kenaikan Harga Bahan Pokok. FOTO/Reuters
A
A
A
TEPI BARAT - Polisi Palestina melakukan sejumlah penangkapan di Tepi Barat pada Senin (6/6/2022), ketika aksi protes terhadap melonjaknya harga makanan dan bahan pokok lainnya merebak. Aksi ini terjadi satu hari sebelum pemogokan yang direncanakan untuk menuntut tindakan dari Otoritas Palestina yang kekurangan pendanaan.
Pengacara mengatakan sedikitnya sembilan orang telah ditahan dan polisi memindahkan sejumlah tenda yang didirikan di jalan oleh pengunjuk rasa. Para demonstran juga menyerukan pemogokan umum di Hebron, sebuah kota di Tepi Barat yang diduduki Israel.
Baca: Pasukan Israel Tembak Nelayan Palestina di Lepas Pantai Gaza
"Kami mendesak pemerintah turun tangan untuk mengakhiri kenaikan harga yang gila-gilaan ini," kata Rami Al-Jnaidi, salah satu penyelenggara protes, seperti dikutipi dari Reuters. "Jika pemerintah tidak mampu atau tidak mau campur tangan, kami akan menyerukan kepergiannya," lanjutnya.
Seorang juru bicara Dinas Keamanan Palestina tidak segera menjawab permintaan komentar. Lonjakan harga makanan dan energi yang terlihat di seluruh dunia dalam beberapa pekan terakhir telah memukul Tepi Barat dengan keras. Kondisi ini menambah ketegangan di daerah yang telah mengalami bentrokan selama berminggu-minggu antara pasukan keamanan Israel dan Palestina.
Pengacara mengatakan sedikitnya sembilan orang telah ditahan dan polisi memindahkan sejumlah tenda yang didirikan di jalan oleh pengunjuk rasa. Para demonstran juga menyerukan pemogokan umum di Hebron, sebuah kota di Tepi Barat yang diduduki Israel.
Baca: Pasukan Israel Tembak Nelayan Palestina di Lepas Pantai Gaza
"Kami mendesak pemerintah turun tangan untuk mengakhiri kenaikan harga yang gila-gilaan ini," kata Rami Al-Jnaidi, salah satu penyelenggara protes, seperti dikutipi dari Reuters. "Jika pemerintah tidak mampu atau tidak mau campur tangan, kami akan menyerukan kepergiannya," lanjutnya.
Seorang juru bicara Dinas Keamanan Palestina tidak segera menjawab permintaan komentar. Lonjakan harga makanan dan energi yang terlihat di seluruh dunia dalam beberapa pekan terakhir telah memukul Tepi Barat dengan keras. Kondisi ini menambah ketegangan di daerah yang telah mengalami bentrokan selama berminggu-minggu antara pasukan keamanan Israel dan Palestina.
Lihat Juga :