Mengapa Hitler Sangat Membenci Yahudi?

Senin, 06 Juni 2022 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Meskipun demikian, Weber berpendapat bahwa kisah Hitler tentang pencerahan anti-Yahudinya pada akhir Perang Dunia I, seperti yang dijelaskan dalam "Mein Kampf" tampaknya lebih merupakan kasus menyombongkan diri dan menampilkan versinya sendiri tentang evolusi politiknya sebagai "orang jenius" daripada kebenaran.

Apa yang kita ketahui, kata sejarawan, adalah bahwa pandangan Hitler tentang orang Yahudi berubah dari waktu ke waktu ketika dia berada di Wina.

Hitler menulis bahwa kebangkitan politiknya dipicu ketika mendengar pada tahun 1918 tentang awal dari apa yang kemudian dikenal sebagai Revolusi Jerman, yang diilhami oleh ide-ide sosialis.

Orang-orang Yahudi menempati peringkat di antara para pemimpin dan pendukungnya. Saat itulah, tulisnya, dia memutuskan untuk menjadi politisi yang bisa “menyelamatkan” Jerman.

Robert Jan van Pelt, sejarawan Holocaust dan profesor di University of Waterloo, di Ontario, mengatakan Weber telah mengajukan pertanyaan penting tentang pembentukan ideologi Hitler.

Dalam pertukaran email dengan Haaretz, van Pelt menulis bahwa “tampak semakin jelas bahwa anti-Semitisme Hitler, atau lebih baik anti-Semitisme (jamak), berkembang menjadi fenomena berlapis-lapis yang kompleks yang berisi strata sebelumnya yang merangkul kiasan populer tentang orang Yahudi seperti memiliki terlalu banyak pengaruh, dan lain-lain untuk apa yang ternyata menjadi versi genosida yang tidak berfokus pada orang Yahudi tertentu, atau dalam hal ini orang-orang Yahudi, tetapi pada 'The Jew'—penyakit sampar seperti raksasa jahat yang entah bagaimana memiliki memperoleh beberapa bentuk manusia.”

Dia mencatat bahwa bentuk terakhir dari anti-Semitisme Hitler berkembang sekitar tahun 1920 dalam dialog berkelanjutan dengan Alfred Rosenberg, seorang ideolog kunci dari Partai Nazi, yang dia temui di Munich dan yang kemudian menjadi salah satu dalang Holocaust.

Moshe Zimmermann, profesor emeritus sejarah Jerman di Hebrew University of Jerusalem, menulis sebuah artikel untuk Journal of Holocaust Research berjudul “The Riddles of Conversion to Anti-Semitism” yang diterbitkan sebagai tanggapan terhadap artikel Weber.

Zimmermann mencatat bahwa sejarawan dan orang awam sama-sama menjadi curiga terhadap bocoran dan dokumen baru tentang Hitler, khususnya yang berkaitan dengan Hitler sebagai pemuda, baik karena ada kasus penipuan di masa lalu dan karena tantangan informasi yang menguatkan.

Namun, dalam artikelnya, dia tidak terlalu mempermasalahkan validitas catatan Grünbauer mengenai waktu konversi anti-Semit Hitler, daripada dengan signifikansinya, menunjukkan bahwa yang masih paling penting adalah formulasi pascaperangnya tentang anti-semit yang radikal dan ganas.

Semitisme, meskipun anti-Semitisme lebih "garden variety" yang mungkin telah mendahuluinya.

“Kita dapat berasumsi tanpa keraguan bahwa pengalaman Hitler di Wina mengenalkannya dengan anti-Semitisme, serta dengan solusi radikal untuk 'masalah Yahudi'. Pada saat yang sama,” tulis Zimmerman,

"Kita juga dapat berasumsi bahwa anti-Semitisme bukan elemen dominan dalam Weltanschauung-nya sampai setelah perang.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Buah Lontar Memiliki...
Buah Lontar Memiliki Manfaat yang Sangat Baik untuk Menu Diet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved