Mengapa Hitler Sangat Membenci Yahudi?

Senin, 06 Juni 2022 - 15:25 WIB
loading...
Mengapa Hitler Sangat...
Patung lilin Adolf Hitler yang pernah dipajang di pameran Madame Tussauds Berlin pada 5 Juli 2008. Hitler, dalam sejarahnya, sangat membenci orang Yahudi. Foto/REUTERS/Tobias Schwarz/File Photo
A A A
BERLIN - Adolf Hitler , diktator Nazi yang pernah berkuasa di Jerman, dianggap bertanggung jawab atas pembantaian umat Yahudi Eropa atau Holocaust di masa silam.

Apa sebenarnya yang membuat sang diktator sangat membenci orang Yahudi? Inilah ceritanya berdasarkan bukti-bukti sejarah terbaru.

Pada tahun 1994, seorang wanita Jerman berusia akhir 80-an, berpakaian elegan dan mengenakan kacamata besar berbingkai emas, duduk untuk wawancara yang direkam untuk berbagi kenangannya tentang Adolf Hitler sebagai seorang pemuda.

Adol Hitler—terkenal dengan sebutan Fuhrer—masa depan telah tinggal di rumah keluarganya di Munich selama lebih dari setahun sebelum menjadi sukarelawan pada Agustus 1914 untuk berperang dalam Perang Besar (Great War).

Dalam wawancara di Munich, wanita bernama Elisabeth Grunbauer itu mengingat bahwa Hitler, ketika tinggal bersama keluarganya, telah mengomentari ketidaksukaannya terhadap orang Yahudi, menunjukkan bahwa pandangan anti-Semitnya telah diperkuat bahkan sebelum perang.

Baca juga: Koran Iran: Hitler Pintar karena Usir Yahudi dari Jerman

Sampai sekarang, konsensus di antara para sejarawan adalah bahwa hal itu baru muncul setelah Perang Dunia I, seperti yang dicatat oleh Thomas Weber, seorang sejarawan Jerman dan penulis biografi Hitler dalam sebuah artikel baru di The Journal of Holocaust Research.

Ingatan Grunbauer berpotensi membantu mengisi kekosongan dalam biografi Hitler, sehingga memungkinkan untuk menentukan waktu evolusinya sebagai anti-Semit dengan lebih tepat.

Kesaksiannya, tulis Weber, adalah "bukti pernyataan anti-Semit oleh Hitler yang mendahului ekspresi anti-Semit lain yang dapat dipercaya olehnya sekitar enam tahun."

Sejarawan biasanya menyebut Hitler menjadi pembenci Yahudi radikal pada tahun-tahun penuh gejolaknya di Munich setelah Perang Dunia I, periode ketika sentimen anti-Semit berkecamuk di kota itu. Orang-orang Yahudi dipersalahkan atas kondisi di mana Jerman setuju untuk mengakhiri perang, serta kehancuran ekonomi dan pergolakan politik yang mengikutinya.

Tetapi menurut Grunbauer, yang meninggal pada tahun 1999, Hitler muda “selalu mengeluh tentang apa yang terjadi di Austria, dan, di atas segalanya, dia [berkata] bahwa dia tidak ingin bertugas di militer di Austria karena Austria terlalu sibuk dengan orang Yahudi [verjudet]. Itu adalah salah satu tema yang berulang, bahwa dia mengatakan Wina dan Austria begitu 'verjudet' sehingga dia telah meninggalkan negara itu dan tidak mau berperang dalam perang untuk Austria.”

Hitler akhirnya bisa mendaftar untuk memperjuangkan Jerman, meskipun dia bukan kelahiran Jerman.

Dia mengatakan keluhan ini muncul berulang kali dalam percakapan Hitler dengan ayahnya, yang, seperti ibunya, tampaknya telah menjadi dekat dengan tiran masa depan. Hitler, tambahnya, “juga mengatakan bahwa orang-orang Yahudi adalah pengeksploitasi, karena mereka menguasai Austria dan bursa saham.”

Komentar Hitler yang menggambarkan orang Yahudi sebagai pengeksploitasi bukanlah sesuatu yang Grunbauer dengar secara pribadi—dia berusia 8 tahun saat Hitler menyewa kamar di rumah keluarganya—tetapi dia mengatakan itu adalah sentimen yang dengan jelas diceritakan kepadanya oleh orang tuanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Cerita Bunda Corla Kehilangan...
Cerita Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman, Ketahuan Liburan saat Cuti Sakit
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan Udara Israel: Balasan atas Pembantaian Zionis di Lebanon
Rekomendasi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved