Ilmuwan Ini Latih Tikus Jadi Penyelamat Korban Gempa
Sabtu, 04 Juni 2022 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Luar Biasa! Para Wanita di India Panjat Sumur 9 Meter untuk Ambil Air
Donna, yang mempelajari ekologi di Universitas Strathclyde sebelum melanjutkan gelar masternya di Universitas Kent dan PhD di Universitas Stirling, awalnya tertarik pada perilaku primata.
Tapi dia terpesona oleh betapa cepatnya tikus dapat belajar dan dilatih, dan mengatakan adalah sebuah kesalahpahaman bahwa mereka makhluk yang tidak higienis.
Dia menggambarkan tikus sebagai makhluk yang "ramah", dan percaya bahwa pekerjaan yang dilakukannya akan menyelamatkan nyawa manusia.
“Ada kesalahpahaman bahwa mereka kotor dan tidak higienis. Mereka dirawat dengan baik bersama kami, mereka adalah hewan yang ramah. Kami berharap itu akan dilaksanakan, kami bermitra dengan tim pencarian dan penyelamatan di Turki," ujarnya.
“Itu hanya kasus segera setelah gempa terjadi, mengatur transportasi. Kami adalah satu-satunya organisasi yang bekerja dengan spesies ini, ada organisasi lain yang melatih anjing," ungkapnya.
“Kami berharap itu akan menyelamatkan nyawa, hasilnya sangat menjanjikan,” pungkasnya.
Baca juga: Profil Pangeran Arab Saudi Sultan bin Salman yang Jadi Astronaut Muslim Pertama
Donna, yang mempelajari ekologi di Universitas Strathclyde sebelum melanjutkan gelar masternya di Universitas Kent dan PhD di Universitas Stirling, awalnya tertarik pada perilaku primata.
Tapi dia terpesona oleh betapa cepatnya tikus dapat belajar dan dilatih, dan mengatakan adalah sebuah kesalahpahaman bahwa mereka makhluk yang tidak higienis.
Dia menggambarkan tikus sebagai makhluk yang "ramah", dan percaya bahwa pekerjaan yang dilakukannya akan menyelamatkan nyawa manusia.
“Ada kesalahpahaman bahwa mereka kotor dan tidak higienis. Mereka dirawat dengan baik bersama kami, mereka adalah hewan yang ramah. Kami berharap itu akan dilaksanakan, kami bermitra dengan tim pencarian dan penyelamatan di Turki," ujarnya.
“Itu hanya kasus segera setelah gempa terjadi, mengatur transportasi. Kami adalah satu-satunya organisasi yang bekerja dengan spesies ini, ada organisasi lain yang melatih anjing," ungkapnya.
“Kami berharap itu akan menyelamatkan nyawa, hasilnya sangat menjanjikan,” pungkasnya.
Baca juga: Profil Pangeran Arab Saudi Sultan bin Salman yang Jadi Astronaut Muslim Pertama
(ian)
Lihat Juga :