Amerika Serikat Krisis Susu Formula Bayi, Belarusia Tawarkan Bantuan

Jum'at, 03 Juni 2022 - 22:01 WIB
loading...
Amerika Serikat Krisis...
Susu formula akan didistribusikan di kios makanan yang dikelola La Colaborativa di Chelsea, Massachusetts, AS, 18 Mei 2022. Foto/REUTERS
A A A
MINSK - Pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko pada Jumat (3/6/2022) menawarkan bantuan untuk berbagi susu formula bayi dengan Amerika Serikat (AS).

Seakan menyindir, Lukashenko menyoroti krisis susu formula di AS yang telah menerapkan sanksi pada Belarusia itu.

Penarikan produk dan penutupan pabrik utama pada Februari memicu pengurangan dramatis dan berkelanjutan dalam ketersediaan susu formula untuk para bayi di seluruh wilayah AS.

Baca juga: Sri Lanka Tahan Pesawat Aeroflot Rusia, Para Penumpang Menginap di Hotel

"Kami siap membantu Amerika dengan pasokan susu formula bayi, paling cepat besok," ujar Lukashenko seperti dikutip kantor berita negara Belta.

Baca juga: Rusia Dituding Curi Gandum Ukraina 100.000 Ton, Dikirim ke Suriah

Lukashenko adalah sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. Belarusia telah memihak Moskow setelah pasukan Rusia dikerahkan ke Ukraina.

Baca juga: Soal Kemustahilan Perang Nuklir, Medvedev: Mereka Selalu Salah!

Lukashenko dan Putin diketahui mencoba melawan kritik terhadap pemerintahan mereka dengan menunjuk berbagai masalah di negara-negara Barat.

Lukashenko (67) telah memerintah negaranya sejak 1994. Dia menuduh Barat “berperang” dengan Rusia di Ukraina.

Baik Rusia dan Belarusia telah terkena sanksi sejak awal konflik di Ukraina.

Lukashenko sudah berada di bawah banyak sanksi Barat, termasuk dari AS, atas tindakan keras rezim terhadap protes oposisi pada tahun 2020.

Beberapa orang tewas dan ribuan orang ditahan selama kekerasan terhadap pengunjuk rasa yang berdemonstrasi menentang pemilihan kembali Lukashenko untuk masa jabatan keenam.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved