Desak Pengetatan Kepemilikan Senjata, Biden: Amerika Telah Jadi Ladang Pembunuhan

Jum'at, 03 Juni 2022 - 09:02 WIB
loading...
A A A
“Saya yakin mayoritas dari Anda akan bertindak untuk mengubah kemarahan untuk memastikan masalah ini menjadi pusat suara Anda. Cukup, cukup, cukup,” ia menambahkan.

Biden telah berulang kali memohon kepada Kongres untuk mengesahkan undang-undang kontrol senjata yang lebih ketat ketika serangkaian penembakan massal mengejutkan negara itu dalam beberapa minggu terakhir. Pada 24 Mei, 19 anak dan dua guru tewas dalam penembakan di sekolah dasar di Uvalde, Texas. Sepuluh hari sebelumnya, pada 14 Mei, seorang pria bersenjata membunuh 10 orang di sebuah toko kelontong Buffalo, New York.

Biden menceritakan percakapannya dengan keluarga korban Uvalde, serta sepucuk surat dari seorang wanita yang kehilangan neneknya, yang memintanya untuk “menghapus garis tak terlihat yang memisahkan bangsa kita.”

Dia menceritakan bahwa saudara perempuan guru yang terbunuh dan suaminya meninggal karena serangan jantung dua hari kemudian bertanya kepadanya apa yang bisa dia katakan kepada keponakannya yang sekarang menjadi yatim piatu.

Baca juga: Trump Tolak Kontrol Senjata Meski 21 Orang Dibantai Mengerikan di Texas

"Sekolah telah diubah menjadi ladang pembunuhan," kata Biden tentang perjalanannya ke Uvalde.

"Berdiri di sana di kota kecil itu, seperti banyak komunitas lain di seluruh Amerika, mau tak mau saya berpikir ada terlalu banyak sekolah lain, terlalu banyak tempat sehari-hari lainnya, yang telah menjadi ladang pembunuhan, medan perang di sini di Amerika," sambungnya.

Biden telah mendesak Kongres untuk meloloskan larangan senjata serbu dan undang-undang untuk mewajibkan pemeriksaan latar belakang universal, termasuk bagi orang yang membeli senjata api di pameran senjata atau dari penjual swasta.

“Untuk banyak dari Anda di rumah, saya ingin menjadi sangat jelas: Ini bukan tentang mengambil senjata siapa pun. Ini bukan tentang memfitnah pemilik senjata," ucap Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infografis
4 Senjata Israel yang...
4 Senjata Israel yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved