Penembakan di Rumah Sakit AS Tewaskan 5 Orang, Tak Ada Korban WNI

Kamis, 02 Juni 2022 - 17:18 WIB
loading...
Penembakan di Rumah...
Penembakan terjadi di sebuah rumah sakit di Tulsa, Oklahoma, AS. Lima orang tewas termasuk pelaku. Foto/REUTERS
A A A
TULSA - Aksi penembakan terjadi di sebuah gedung rumah sakit (RS) di Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat (AS) , Rabu waktu setempat. Lima orang tewas, termasuk pelaku, dan beberapa lainnya terluka.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia pada Kamis (2/6/2022) mengonfirmasi bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam serangan tersebut. "Tak ada korban WNI," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, dalam pers briefing.

Judha mengimbau kepada para WNI di Amerika untuk waspada dan melapor kepada perwakilan pemerintah Indonesia jika ada ancaman atau pun hal-hal yang membahayakan.

Menurut polisi Tusla, seorang pria bersenjata menembak mati empat staf di sebuah gedung RS sebelum akhirnya menembak mati dirinya sendiri.

Tragedi ini terjadi hanya beberapa minggu setelah penembakan massal yang mematikan di Texas dan New York.

Baca juga: Trump Tolak Kontrol Senjata Meski 21 Orang Dibantai Mengerikan di Texas

Polisi mengatakan pelaku, bersenjatakan senapan dan pistol, melepaskan tembakan ke lantai dua Gedung Natalie di Rumah Sakit Saint Francis, menewaskan empat orang.

Sistem Kesehatan Saint Francis, yang menjalankan klinik, mengonfirmasi kematian empat stafnya.

Wakil Kepala Departemen Kepolisian Tulsa Eric Dalgleish mengatakan kepada wartawan bahwa petugas disiagakan setelah menerima laporan tentang penembak aktif sekitar pukul 17.00 sore dan tiba di tempat kejadian dalam waktu empat menit.

Dia mengatakan pelaku tewas karena bunuh diri. Sejauh ini belum ada rincian yang dirilis tentang identitas tersangka.

Kapten Departemen Kepolisian Tulsa Richard Meulenberg kemudian mengatakan kepada CNN bahwa beberapa orang terluka oleh tembakan.

“Apa yang terjadi hari ini di Tulsa adalah tindakan kekerasan dan kebencian yang tidak masuk akal,” kata Gubernur Kevin Stitt, yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berterima kasih kepada polisi Tulsa atas tindakan mereka.

Gedung Putih merilis pernyataan singkat yang mengatakan bahwa Presiden Joe Biden telah diberitahu tentang tragedi itu.

Penembakan di Tulsa terjadi hanya delapan hari setelah seorang pria bersenjata berusia 18 tahun menewaskan 19 siswa dan dua guru di Sekolah Dasar Robb di Uvalde, Texas. Penembak itu kemudian dibunuh oleh polisi.

Pada 14 Mei, seorang pria bersenjata berusia 18 tahun memasuki sebuah toko kelontong di Buffalo, New York, menewaskan 10 orang. Tersangka, yang dilaporkan menulis manifesto untuk mendukung pandangan rasisme dan neo-Nazi, ditahan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved