3 Diktator Rusia Paling Kejam Sepanjang Sejarah, Jutaan Nyawa Jadi Korban

Selasa, 31 Mei 2022 - 13:24 WIB
loading...
A A A
Stalin lahir dari keluarga miskin di Gori, Georgia. Dalam sepak terjangnya, dia bergabung dengan Partai Buruh Sosial Demokrat Rusia berhaluan Marxis, sampai pada akhirnya menjadi Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet pada 1922.

Setelah pendahulunya, Vladimir Lenin, meninggal, Stalin mulai mengonsolidasi kekuasaan untuk menjadi diktator pada 1930-an.

Dikutip dari situs History, Stalin dikenal sebagai diktator yang tak segan untuk menggunakan cara kejam untuk mewujudkan rencananya. Rencana pengembangannya berpusat pada kontrol pemerintah atas ekonomi termasuk kolektivisasi pertanian. Artinya adalah pemerintah berhak mengambil kendali atas pertanian.

Jutaan petani yang menolak untuk bekerja sama berujung eksekusi atau pun diasingkan. Hal inilah yang menjadikan Stalin bertanggung jawab dalam tragedi kelaparan besar yang melanda Rusia pada 1932-1933.

Selain itu, dia juga sangat otoriter. Stalin tak segan untuk melenyapkan siapa pun yang menghalanginya. Pada sekitar 1930-an, dia menjadi otak dalam pembersihan massal yang dirancang untuk membersihkan partai komunis, militer, dan bagian lain dari Uni Soviet yang dianggapnya sebagai ancaman.

2. Vladimir Lenin

Sebelum Stalin berkuasa, Vladimir Lenin telah lebih dahulu menjadi diktator Uni Soviet. Pria bernama asli Vladimir Ilyich Ulyanov ini diketahui sebagai pemimpin pertama Uni Soviet. Dia lahir pada 1870 dari pasangan Ilya Ulyanov dan Maria Alexandrovna Ulyanova.

Dikutip dari History of Yesterday, Lenin memiliki pandangan bahwa revolusi kekerasan diperlukan untuk menggulingkan sistem kapitalis. Setelah berhasil melakukan revolusi pada Oktober 1917, Lenin memulai aksinya dengan bantuan polisi rahasia Soviet (Cheka) untuk menangkap, menyiksa, hingga membunuh lawan-lawannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved